PADANG LAWAS UTARA, hariantabagsel.com- Pemkab Padang Lawas Utara (Paluta) bersiap menyambut kehadiran Sekolah Rakyat, program pendidikan berbasis asrama yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
Langkah awal dimulai dengan survey lokasi oleh tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di daerah Paranginan, Kecamatan Padang Bolak, Paluta, Rabu (11/5).
Wakil Bupati Paluta, Basri Harahap menjelaskan bahwa survey tersebut merupakan tahapan awal sebelum proses pembangunan fisik dimulai.
“Tim dari Kementerian PUPR telah turun langsung ke lokasi. Ini baru tahap survey. Target realisasi pembangunan sekolah ditargetkan pada tahun 2025,” jelasnya.
Ikut mendampingi Wakil Bupati Paluta, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Paluta, Khairul Harahap, Kepala Dinas PUTR Paluta, Hendrik Gunawan dan sejumlah perwakilan OPD lainnya.
Dipilihnya Kabupaten Paluta sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat didasarkan pada kelayakan lahan seluas 6 hektare yang disiapkan oleh Pemkab Paluta.
Kabupaten Paluta, lanjut Basri Harahap adalah salah satu dari 10 daerah pertama di Sumatera Utara yang melaksanakan program Sekolah Rakyat tahun 2025.
“Ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir dan peduli terhadap keadilan pendidikan. Kami berharap dengan hadirnya Sekolah Rakyat, tak ada lagi anak-anak Paluta yang putus sekolah atau tidak bisa mengakses pendidikan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau semua pihak, baik masyarakat maupun pemangku kepentingan di daerah, untuk menyambut baik program ini.
“Saat ini, kita tinggal menunggu arahan dan kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat. Yang pasti, Pemkab Paluta sudah siapkan lahan untuk pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat,” pungkasnya. (Asmar Siregar)


