PADANG LAWAS UTARA, hariantabagsel.com– Setelah melalui penilaian tahap kedua (Presentasi dan Wawancara), Dewan Juri didampingi oleh Tim Validasi dari Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara melakukan Validasi Lapangan ke UPT Puskesmas Siunggam, Kecamatan Padang Bolak Tenggara sebagai tahap akhir penilaian dalam Lomba Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Utara 2025, Rabu (22/10).
Diketahui, UPT Puskesmas Siunggam masuk sebagai nominator dalam perlombaan Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025.
Tim verifikasi lapangan dan dewan juri tersebut disambut Camat Padang Bolak Tenggara Nanda Suhaimi Lubis, Kepala UPT Puskesmas Siunggam Evidasanti Siregar serta dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Malim Perdana Kusuma Lubis beserta jajaran Kabid di Dinas Kesehatan Kabupaten Paluta, para Kepala Desa se-Kecamatan Padang Bolak Tenggara, dan jajaran pegawai Puskesmas Siunggam.
Kepala Puskesmas Siunggam Evidasanti Siregar dalam paparannya menyampaikan Inovasi yang dilakukan adalah Inovasi Marbadan Sehat yang merupakan singkatan dari ‘Mari BAB di Jamban Sehat.
Ia menambahkan tujuan inovasi Marbadan Sehat adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk BAB (Buang Air Besar) di Jamban yang sehat, memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahaya BAB sembarangan dan manfaat menggunakan jamban sehat.
“Masih tinggi angka kejadian penyakit akibat lingkungan yang buruk seperti diare, stunting dan lain-lain dikarenakan kurangnya kesadaran dan kemauan masyarakat untuk BAB di jamban serta kurangnya pengetahuan masyarakat akan bahaya yang ditimbulkan karena buang air besar sembarangan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paluta diwakili Sekretaris Malim Perdana Kusuma Lubis sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh jajaran pegawai UPT Puskesmas Siunggam.
“Saya kira ini tidak gampang dan tidak mudah untuk mengubah perilaku seluruh masyarakat. Dan tentu ini tidak lepas dari upaya dan kerja keras seluruh pegawai Puskesmas Siunggam, Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan stakeholder terkait yang telah melakukan upaya untuk mengedukasi masyarakat tentang program Marbadan Sehat ini,” ungkapnya.
Tim Validasi dan dewan juri yang hadir mengharapkan program baik ini dapat terus ditingkatkan dan berkelanjutan.
Ia menambahkan berdasarkan data yang disampaikan telah terjadi peningkatan data masyarakat yang menggunakan jamban sehat secara signifikan.
“Semoga inovasi ini tetap berkelanjutan dan dapat ditungkatkan sehingga kesehatan masyarakat dapat terjaga dengan baik,” pungkasnya. (Asmar Siregar-HT)


