
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong maskapai nasional Garuda Indonesia untuk mengaktifkan kembali layanan penerbangan langsung dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Bandara Binaka di Gunungsitoli, Nias. Kehadiran rute langsung ini dinilai krusial untuk memacu perputaran ekonomi, mendongkrak arus wisatawan, sekaligus menarik modal investasi ke Kepulauan Nias.
Ajakan tersebut diutarakan Wakil Gubernur Sumut, Surya, saat menerima audiensi Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro beserta jajaran di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (3/9/2026).
Surya menegaskan bahwa aksesibilitas transportasi udara merupakan kunci utama pengungkit kemajuan wilayah, terutama dalam mengikis ketimpangan antardaerah. Pemprov Sumut saat ini tengah memprioritaskan pemerataan pembangunan agar target pengentasan daerah tertinggal dan kemiskinan ekstrem di Nias dapat terwujud pada periode 2027–2028.
Beberapa dampak strategis yang diharapkan dari pembukaan rute Kualanamu–Binaka ini meliputi:
-
Mobilitas dan Konektivitas: Mempercepat akses logistik serta perjalanan masyarakat antarpulau di Sumatra Utara.
-
Pengembangan Wisata: Mempermudah wisman maupun wisatawan nusantara menjangkau destinasi eksotis di Kepulauan Nias.
-
Daya Tarik Investasi: Membuka peluang masuknya investor baru ke luar Pulau Jawa melalui ketersediaan jalur transportasi reguler.
Di samping pemulihan rute, Surya turut mengajak Garuda Indonesia memanfaatkan fasilitas penerbangan mereka sebagai sarana etalase promosi daerah, seperti memperkenalkan ragam seni budaya hingga kekayaan kuliner khas Sumatra Utara kepada para penumpang.
