PADANG LAWAS UTARA, hariantabagsel.com– Sebagai upaya mengantisipasi dan mengurangi paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) membagikan masker secara gratis kepada masyarakat pengendara yang melintas di jalan raya, Jumat (9/10/2026).
Dinkes Paluta menggandeng Puskesmas Gunung Tua dan Satpol PP Paluta membagikan masker gratis di 2 titik yakni Jl Sisingamangaraja tepatnya didepan Mesjid Raya Paluta dan di Jl Lintas Gunung Tua-Psp tepatnya didepan Kantor Bupati Paluta.
Kepala Dinkes Paluta Muhammad Umar Nasution mengatakan pembagian ribuan masker merupakan respons pemerintah daerah terhadap perubahan kualitas udara akibat paparan kabut asap karhutla yang melanda di sejumlah wilayah Indonesia.
“Langkah ini dilakukan guna melindungi warga dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman kabut asap,” ujarnya.
Senada, Kabid P2P dr Afrida Henny Simamora didampingi Kabid SDK Yasser Arafat Harahap menyampaikan sekitar 1.500 buah masker yang dibagikan kepada masyarakat sekaligus menyampaikan penyuluhan secara langsung sebagai upaya menekan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Selain pembagian di jalan raya, Dinkes Paluta juga memastikan ketersediaan stok masker di seluruh puskesmas se Kabupaten Paluta dan menginstruksikan untuk melakukan kegiatan pembagian masker kepada masyarakat di wilayah kerja masing-masing.
“Di seluruh puskesmas sudah kami siapkan masker bagi masyarakat yang datang berobat maupun berkunjung. Dan juga diinstruksikan agar melakukan kegiatan pembagian masker sekaligus memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat sebagai bentuk perhatian Pemkab terhadap kesehatan warga,” katanya.
Kegiatan ini juga menindaklanjuti surat edaran Dinkes Provinsi Sumut terkait peningkatan kewaspadaan dan perlindungan kesehatan masyarakat selama kabut asap.
Pihak Dinkes Paluta juga sudah mengeluarkan surat edaran untuk peningkatan kewaspadaan paparan kabut assp serta peningkatan penyuluhan kesehatan masyarakat.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus mendorong kesadaran warga untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko gangguan pernapasan selama kondisi udara kurang baik,” katanya.
Masyarakat sangat antusias menerima pembagian masker di masing-masing lokasi yang mencerminkan tingginya tingkat kesadaran terhadap potensi gangguan saluran pernapasan akibat kabut asap. (Asmar Siregar-HT)
