PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Padangsidimpuan, dinamika mengenai sosok yang akan memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut mulai menjadi perhatian.
Salah satu nama yang mencuat adalah Ketua DPD Partai Golkar Kota Padangsidimpuan saat ini, Irsan Efendi Nasution. Pengalaman organisasi, perjalanan politik, serta rekam jejaknya dalam memimpin Golkar menjadi sejumlah aspek yang diperbincangkan menjelang Musda.
Sejumlah nama disebut-sebut berpotensi masuk dalam bursa calon ketua. Namun, rekam jejak Irsan selama berkecimpung di dunia organisasi dan politik menjadi bagian penting dalam pembahasan mengenai arah kepemimpinan Golkar Padangsidimpuan ke depan.
Lantas, apa saja rekam jejak yang dimiliki Irsan Efendi Nasution?
Berdasarkan perjalanan kariernya, Irsan memiliki pengalaman di sejumlah posisi strategis, antara lain:
Pernah menjabat Ketua KNPI Kabupaten Tapanuli Selatan selama tiga periode.
Pernah menjadi anggota DPRD Kota Padangsidimpuan.
Menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kota Padangsidimpuan.
Pernah menjabat Wali Kota Padangsidimpuan.
Selain pengalaman organisasi dan jabatan publik tersebut, perolehan kursi Golkar di DPRD Kota Padangsidimpuan dalam beberapa periode pemilu juga menjadi salah satu aspek yang dikaitkan dengan kepemimpinan Irsan.
Dalam naskah ini disebutkan, Golkar Padangsidimpuan meraih tiga kursi DPRD pada periode 2013–2018, kemudian meningkat menjadi enam kursi pada periode berikutnya, hingga mencapai 10 kursi pada periode selanjutnya.
Perkembangan perolehan kursi tersebut menjadi catatan yang menarik untuk melihat dinamika politik Golkar Padangsidimpuan dari satu periode ke periode berikutnya.
Di sisi lain, hubungan organisasi dengan jajaran Partai Golkar di tingkat provinsi hingga pusat juga menjadi bagian dari perjalanan politik Irsan. Ia disebut termasuk salah satu pengurus DPD Partai Golkar tingkat kabupaten/kota yang mendukung Andar Amin Harahap dalam kepemimpinannya di DPD Partai Golkar Sumatera Utara.
Menjelang Musda, pengalaman organisasi, rekam jejak politik, perolehan kursi legislatif, serta hubungan dengan struktur partai menjadi sejumlah hal yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pemilik suara dalam menentukan kepemimpinan Golkar Padangsidimpuan berikutnya.
Pada akhirnya, keputusan mengenai Ketua DPD Partai Golkar Kota Padangsidimpuan akan ditentukan melalui mekanisme dan dinamika internal partai dalam pelaksanaan Musda. (Rel-HT)
