PADANG LAWAS UTARA, hariantabagsel.com – Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), H. Resky Basyah Harahap, SSTP, MSi, menginstruksikan pembagian masker kepada para siswa di wilayah Gunung Tua dan seluruh sekolah yang tersebar di Kabupaten Padang Lawas Utara. Langkah ini dilakukan sebagai upaya melindungi kesehatan peserta didik dari potensi gangguan pernapasan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan pembagian masker tersebut melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Lawas Utara. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan dan keselamatan anak-anak sekolah di tengah kondisi udara yang berpotensi mengganggu kesehatan.
Atas arahan Bupati Paluta, ketiga instansi terkait berkoordinasi untuk memastikan pembagian masker dapat menjangkau para siswa, baik di wilayah Gunung Tua maupun di sekolah-sekolah yang berada di kecamatan lainnya di Kabupaten Padang Lawas Utara.
Kepala Dinas Pendidikan Paluta, Rahmat Hidayat Harahap, SSTP, MSP, bersama Kepala Dinas Kesehatan, Muhammad Umar Nasution, SE, MM, dan Kepala BPBD Paluta, Ahmad Darlin Harahap, S.Pd, turut berperan dan turun langsung membagikan masker dalam koordinasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dari jajaran Dinas Pendidikan, Kepala Bidang Pembinaan SMP, Saiful Ramadhan Pohan, ST, MM, juga turun langsung membagikan masker kepada siswa mewakili Kepala Dinas Pendidikan.
Pembagian masker tersebut tidak hanya untuk siswa Sekolah Dasar (SD) tetapi juga turut menyasar siswa tingkat sekolah menengah pertama (SMP), di antaranya SMP Negeri 1 Padang Bolak yang dipimpin Kepala Sekolah Roslina Sari Siregar, S.Pd.
Upaya ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko paparan partikel asap yang dapat memicu gangguan kesehatan, terutama pada anak-anak yang masih rentan terhadap dampak pencemaran udara.
Selain pembagian masker, edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan cara menggunakan masker dengan benar juga menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan siswa. Dengan demikian, para pelajar diharapkan dapat menerapkan langkah-langkah pencegahan selama beraktivitas, khususnya ketika kualitas udara memburuk.
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara berharap sinergi antara Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BPBD, dan pihak sekolah dapat terus diperkuat guna memastikan kesehatan dan keselamatan peserta didik tetap menjadi prioritas.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Paluta menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, dalam menghadapi potensi dampak kesehatan akibat asap karhutla dan kondisi udara yang tidak sehat. (Rel-HT)
