PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Sebagai langkah antisipasi terhadap risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat tebalnya asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan membagikan masker kepada warga binaan, Kamis, 15 Oktober 2026.
Pembagian masker ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga binaan, mengingat paparan asap karhutla dapat mengganggu kesehatan, khususnya sistem pernapasan, dimana melalui langkah preventif ini, Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan berupaya meminimalkan risiko gangguan pernapasan di lingkungan hunian.
Selain membagikan masker, warga binaan juga diimbau untuk menggunakannya saat kondisi udara berasap, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta segera melaporkan kepada petugas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, pilek, iritasi tenggorokan, atau sesak pernapasan.
Pembagian masker ini juga merupakan Gerak Nyata hadirnya pemerintah di tengah-tengah warga binaan, dimana *Perubahan dibuktikan dan dirasakan rakyat* termasuk warga binaan pemasyarakatan diseluruh Lapas dan Rutan.
Adapun dalam kegiatan ini, Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Herizal Yusuf, AM.d.P., S.H., M.H., bersama jajaran terjun langsung ke kamar hunian warga binaan untuk membagikan masker secara langsung kepada WBP, kalapas juga mengatakan bahwa masker yang dibagikan kepada warga binaan berjumlah seribu masker, dimana seluruh warga binaan yang berada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan mendapatkan manfaat dari kegiatan tersebut. (Rel-HT)
