MEDAN, hariantabagsel.com– Keributan terjadi saat Musyawarah Daerah Golkar Sumatera Utara (Sumut) ke XI di hotel JW Marriot, Minggu (1/2).

Informasi yang dihimpun, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Tubagus Ace Hasan Syadzily membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke XI, di Hotel JW Marriott, Jalan Putri Hijau, Minggu (1/2).

Dalam sambutannya, Tubagus Ace Hasan Syadzily mengapresiasi seluruh kader Golkar Sumut yang telah berhasil meraup kemenangan pada pemilihan umum 2024 lalu.

Usai pembukaan acara Musda, keributan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Mulanya beberapa orang yang mengenakan baju organisasi sayap partai Golkar ribut di depan ruangan sidang di lantai dua hotel. Selain itu keributan juga terjadi di luar hotel. Tampak sejumlah massa membawa petasan hingga kayu, ingin masuk ke dalam ruangan sidang Musda Golkar namun dihadang.

Setelah ditenangkan petugas yang berjaga, kondisi mulai kondusif, namun keributan menyebar di luar hotel.

Puluhan orang memakai kaos Golkar saling kejar. Mereka membawa kayu dan hampir terlibat bentrok dengan massa lainnya.

Petugas kepolisian dibantu kader Golkar lainnya kemudian mencoba menenangkan massa.

Hingga saat ini, tahapan Musda Golkar Sumut masih berlangsung. Meski suasana mulai kondusif, ratusan massa masih berada di sekitar hotel.

Sementara itu, Sekretaris SC Musda Golkar, Muhammad Asril mengatakan, keributan itu bermula saat panitia dan SC meminta para peserta yang menghadiri forum untuk menyesuaikan diri.

“Kalau udah masuk tahapan sidang dan paripurna, itu kan yang di luar peserta dan peninjauan kita minta menyesuaikan diri dan di dalam forum ada yang bukan peserta,” kata Asril. 

Ia menyebut, dinamika yang terjadi di dalam kontestasi seperti Musda kali ini merupakan hal yang biasa. Saat ini situasi juga sudah kondusif.

“Kita tadi sudah mengimbau, dan ada juga instruksi untuk tetap menjaga kondusifitas berjalannya Musda kali ini. Kita harus jaga kekompakan dan soliditas,” ucapnya.

Seperti yang diketahui, Andar Amin Harahap mencalonkan sebagai ketua Golkar Sumut dengan mendapatkan dukungan 31 suara.

Sementara itu, Hendriyanto Sitorus juga sempat mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon ketua Golkar Sumut, namun setelah di lakukan verifikasi oleh panitia, Hendriyanto dinyatakan TMS (Tak Memenuhi Syarat) untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Golkar Sumut. (Asmar Siregar-HT)