PADANG LAWAS UTARA, hariantabagsel.com– Relokasi aktivitas perdagangan Pasar Gunung Tua ke Alun-alun Gunung Tua mulai memberikan perubahan positif terhadap kondisi lalu lintas di kawasan pusat kota Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).
Seiring berpindahnya aktivitas pedagang ke lokasi relokasi, arus kendaraan di kawasan pasar lama terlihat lebih lancar. Ruas jalan yang sebelumnya kerap dipadati kendaraan dan aktivitas jual beli kini mulai lebih tertata.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Paluta, Yusuf MD Hasibuan, mengatakan relokasi pasar memberikan dampak terhadap kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Menurutnya, berkurangnya aktivitas perdagangan di badan jalan turut membantu mengurangi kepadatan kendaraan, sehingga masyarakat yang melintas menjadi lebih nyaman.
“Dengan adanya relokasi ini, kita melihat perubahan terhadap arus lalu lintas. Kepadatan di kawasan pasar mulai berkurang dan kondisi jalan lebih lancar,” ujar Yusuf MD Hasibuan, Rabu (23/9/2026).
Ia menyebut, penataan kawasan pasar tidak hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan, tetapi juga menyangkut kelancaran lalu lintas dan kenyamanan masyarakat.
Dishub, kata Yusuf, akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lalu lintas di sekitar kawasan pasar, khususnya pada jam-jam ramai.
“Yang paling penting bagaimana aktivitas masyarakat tetap berjalan, tetapi lalu lintas juga tertib dan lancar. Kita berharap penataan ini memberikan manfaat bagi semua pihak,” katanya.
Dukungan terhadap relokasi juga datang dari masyarakat. Salah seorang warga, Andi Capung, menilai pemindahan aktivitas pasar merupakan langkah yang positif untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib.
Menurutnya, kondisi pasar sebelumnya sering menyebabkan kepadatan karena aktivitas pedagang, kendaraan pembeli, parkir dan bongkar muat bercampur di ruas jalan.
“Kalau saya mendukung relokasi ini. Sekarang jalan lebih lancar dan tidak terlalu semrawut seperti sebelumnya. Mudah-mudahan penataan ini bisa terus dilanjutkan,” ujar Andi Capung.
Ia berharap pemerintah tetap memperhatikan kebutuhan pedagang dan masyarakat selama proses penataan berlangsung, sehingga relokasi tidak hanya berdampak terhadap kelancaran lalu lintas, tetapi juga dapat menciptakan kawasan pasar yang nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
Relokasi tersebut dilakukan seiring dengan pembenahan dan rehabilitasi sejumlah ruas jalan di kawasan Pasar Gunung Tua.
Aktivitas perdagangan sementara diarahkan ke kawasan Lapangan Bawah, yang kini mulai ramai menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan adanya penataan tersebut, masyarakat berharap wajah kawasan Pasar Gunung Tua ke depan semakin tertib, nyaman dan mampu mendukung kelancaran aktivitas ekonomi sekaligus lalu lintas di pusat kota Gunung Tua. (Asmar Siregar-HT)
