PADANG LAWAS, hariantabagsel.com– SHN, seorang pengawas Madrasah Ibtidaiyah (MI) dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Padang Lawas diduga enggan melaksanakan tugas dan fungsinya. Sebagai istri Kepala Kantor Kemenag Palas, SHN lebih memilih berdiam diri di ruangan ber AC, kantor suaminya.
Sejumlah informasi diterima Harian Tabagsel baru baru ini, SHN diduga tidak pernah melakukan monitoring ke madrasah-madrasah ibtidaiyah di Padang Lawas. Bahkan dalam monitoring akreditasi madrasah pun bisa dikategorikan nihil. Sekalipun mendampingi tim assesor guna akreditasi madrasah, tak pernah muncul.
Salah satu Madrasah yang tengah proses akreditasi saat ditelusuri mengatakan pengawas yang juga istri Kakan Kemenag ini tidak pernah datang melakukan monitoring. Kalaupun datang, sebatas mendampingi Suami saat monitoring pelaksanaan ujian.
“Kalau untuk monitoring akreditasi, tidak pernah itu ke Madrasah kita. Tapi kalau untuk kunjungan monitoring pelaksanaan ujian bersama Kakan, pernah,” sebut Sanusi Daulay, Kepala MI Al Jumhuriyah Ujung Batu Sosa saat dikonfirmasi.
Pihak kemenag sejauh ini belum berhasil dikonfirmasi. Baik itu Kakan Kemenag, Kasman Pulungan, atau KTU Ahmad Saidi Hasibuan. Begitu juga Kasi Penmad, Ahmad Husein Nasution tidak ada tanggapan. (Parningotan Aritonang-HT)
