PADANG LAWAS, hariantabagsel.com– Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan dan Wakil Bupati Achmad Fauzan Nasution resmi ditabalkan gelar adat oleh Organisasi Kemasyarakatan Dalihan Natolu Pahae Barumun Pahulu Sosa pada Sabtu (10/10). Dalam prosesi adat tersebut, Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan dianugerahi gelar Sutan Martua Alam, sementara Wakil Bupati Achmad Fauzan Nasution ditabalkan gelar Baginda Fauzan Nasution.
Acara pengukuhan pengurus Dalihan Natolu ini diawali dengan tradisi upah-upah (syukuran). Prosesi ini merupakan pemenuhan nazar dari para pemangku adat saat mengusung pasangan tersebut pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang lalu. Saat masa kontestasi, para tokoh adat yang tergabung dalam Dalihan Natolu bernazar akan menggelar upah-upah jika pasangan ini berhasil menang dan terpilih memimpin Kabupaten Padang Lawas.
“Dan Alhamdulillah, baru ini terlaksana. Kiranya upah-upah ini menguatkan tondi dohot badan (jiwa dan raga) dalam memajukan Padang Lawas,” ujar Ketua Umum Dalihan Natolu, Sahrun Hasibuan.
Menanggapi kehormatan tersebut, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas eksistensi dan peran aktif Dalihan Natolu. Ia menilai, selain berfungsi melestarikan warisan leluhur, organisasi ini bergerak selaras dengan visi dan slogan Kabupaten Padang Lawas, yaitu “Tano Adat Digomgom Ibadat”.
“Ini harus dilestarikan, ditegakluruskan, dan dibudayakan. Sesuai dengan motto kita, tano adat digomgom ibadat,” tegas Bupati Putra Mahkota Alam.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kerukunan demi menciptakan rasa aman dan nyaman di Kabupaten Padang Lawas. Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu mendukung pelestarian adat istiadat agar nilainya tidak bergeser di tengah perkembangan zaman.
“Pemerintah akan mendukung pelestarian adat istiadat kita. Karena memang adat istiadat kita kini sudah berkembang sesuai selera,” pungkasnya. (Parningotan Aritonang-HT)
