PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Losung Batu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Jumat (09/01/2026) pagi sekitar pukul 06.05 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu unit sepeda motor dan mobil Dump Truck.

“Akibat kejadian nahas ini, seorang pelajar perempuan berusia 17 tahun meninggal dunia,” kata Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan, AKP Jonni Silalahi, SH, yang membenarkan peristiwa tersebut dalam keterangan resminya.

Kasat menjelaskan, korban adalah BAP (17), asal Dusun V Huta Tunggal, Parsalakan, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Korban mengalami luka berat akibat benturan keras dan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSUD Kota Padangsidimpuan.

Berdasar hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal yang dihimpun petugas, lanjut Kasat, insiden tragis ini terjadi saat sepeda motor warna merah dengan nomor polisi BB 2148 RO yang dikendarai korban melaju dari arah Hutaimbaru menuju Sadabuan.

“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, yakni Sadabuan menuju Hutaimbaru, datang sebuah mobil barang jenis Dump Truck warna kuning dengan nomor polisi BB 8876 FC, yang dikemudikan Guntur Kalo Nasution,” terang Kasat.

Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di dekat Kantor UPTD Dinas Perhubungan Padangsidimpuan Wilayah V, pengemudi Dump Truck mengambil jalur kanan untuk mendahului kendaraan yang berada di depannya.

“Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor korban, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” jelas AKP Jonni.

Akibat benturan keras tersebut, kata Kasat, sepeda motor korban terseret sejauh kurang lebih 20 meter ke depan. Korban mengalami sejumlah luka serius antara lain, robek di kepala sebelah kanan dan dahi sebelah kiri.

“Korban juga mengalami lebam pada mata kanan, luka lecet di kedua kaki dan punggung tangan sebelah kiri, serta mengeluarkan darah dari telinga sebelah kiri,” urai AKP Jonni.

Menurut Kasat, meski sempat dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk mendapatkan penanganan medis, tapi nyawa korban tidak tertolong. Akibat peristiwa ini, sepeda motor milik korban mengalami rusak berat. Sementara Dump Truck mengalami rusak ringan.

Adapun estimasi kerugian materiil akibat kecelakaan ini ditaksir lebih kurang mencapai Rp1,5 juta. Kasat menyampaikan bahwa, pihaknya telah mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti dan melakukan serangkaian tindakan kepolisian.

Dalam kesempatan ini, Kasat juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Selain itu, ia juga mengimbau pengendara, agar selalu mematuhi aturan lalu lintas.

“Saat mendahului pastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum melakukan manuver,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan kecelakaan seperti pagi hari saat arus lalu lintas padat dan jarak pandang terkadang masih terbatas. Sebab keselamatan adalah tanggung jawab bersama.

“Jangan terburu-buru dengan memaksakan diri mendahului jika kondisi tidak memungkinkan. Satu kesalahan kecil di jalan bisa berakibat fatal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kasat mengajak para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya yang sudah mengendarai kendaraan bermotor. Pastikan anak-anak sudah cukup umur, memiliki SIM, memahami etika berlalu lintas, dan selalu menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm standar.

Terakhir, Kasat mengimbau seluruh pengemudi kendaraan besar agar lebih berhati-hati karena memiliki blind spot (titik buta-red) yang luas dan daya henti yang lebih panjang. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak.

“Mari bersama-sama ciptakan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” tutup AKP Jonni. (Sabar Sitompul-HT)