TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com– Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Selatan, H. Masir Rambe, MA, bersama jajarannya menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai dari Menteri Agama RI dan Wakil Menteri Agama RI kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Tapanuli Selatan.
“Ada sekitar 30 ASN yang terdata untuk menerima bantuan kemanusiaan ini,” katanya kepada Harian Tabagsel, Rabu (7/1/2026) malam.
Penyerahan bantuan dilakukan usai apel pagi di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Selatan, dan disaksikan oleh seluruh ASN Kantor Kemenag Tapsel, suasana dihiasi rasa empati, kekeluargaan dan kebersamaan.
Akibat bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu, ada beberapa dampak yang dialami para ASN yang menjadi korban, mulai dari rumah hanyut akibat banjir, rumah tertimpa longsor, hingga kerusakan berat dan ringan pada tempat tinggal mereka.
Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Tapanuli Selatan menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan kepedulian pimpinan Kementerian Agama RI terhadap para ASN yang tertimpa musibah.
“Alhamdulillah, kita mendapat sumbangan dari Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama RI. Semoga bantuan ini bermanfaat, membawa berkah, dan dapat dipergunakan sesuai kebutuhan masing-masing. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan dan kekuatan. Pirtondi (berjiwa Tangguh ),” ujarnya.
H. Masir Rambe juga mengajak seluruh ASN Kemenag Tapsel untuk terus menumbuhkan rasa solidaritas, kepedulian, serta saling menguatkan dalam menghadapi ujian dan musibah, seraya berharap para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasanya.
Penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata kehadiran Negara dan Institusi Kementerian Agama dalam memberikan dukungan moril dan materil kepada ASN yang terdampak bencana alam.
Dengan hadirnya bantuan dan rasa simpati dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Kementerian Agama Wilayah Provinsi Sumatera Utara dan Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Selatan dapat meringankan keadaan dan membangkitan semangat para ASN korban bencana alam yang terdampak di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Bantuan ini juga diharapkan bisa lebih menumbuhkan rasa kekeluargaan, persaudaraan, dan solidaritas bagi semua ASN di lingkungan Kemenag Tapsel, bahwa suasana suka dan duka harus dirasakan bersama-sama.
Hal ini juga diharapkan dapat menghilangkan rasa trauma yang mendalam pascabencana alam bagi para ASN yang terdampak bencana alam tersebut. (Saipul Bahri Siregar-HT)
