TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com– Satu lokal tempat belajar dan mengajar Siswa-siswi di SD Negeri 101303 Batu Godang, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan rusak akibat diterjang tanah longsor yang berasal dari sekitar area sekolah tersebut.
Peristiwa ini terjadi sekitar tanggal 27 Desember tahun 2025 lalu pascabencana alam dan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu lalu yang melanda Desa Batu Godang dan sekitarnya.
Kepala Sekolah, SD Negeri 101303 Batu Godang, Sahroyanita Sagala kepada Harian Tabagsel di lokasi, Selasa (6/1/2026), mengatakan, bahwa akibat longsor, salah satu lokal sekolah rusak dan butuh sentuhan perbaikan. Tanah yang sudah longsor tersebut merusak dinding ruangan sekolah, dan sangat butuh satu ekskavator mini agar bisa mengkeruk tanah dan membersihkannya.
“Kami sangat membutuhkan satu unit alat ekskavator agar bisa membersihkan tumpukan tanah yang sudah masuk ke lokal dan merusak dingding lokal,” ujarnya.
Kepala Sekolah dan tenaga pendidik sangat khawatir, kalau tidak segera di bersihkan tumpukan tanah longsor tersebut, bisa terjadi longsor susulan dan berakibat fatal bagi siswa-siswi, apalagi saat cuaca ekstrem nantinya, kami bisa tertimbun tanah.
Kasek Sahroyanita Sagala juga berharap agar para pemangku kepentingan dan stakeholder yang berada di sekitar area Desa Batu Godang, Kecamatan Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan bisa membantu mereka, terkhusus pimpinan PTPN IV Regional 1 Batang Toru, Perkebunan Hapesong.
“Agar tanah bisa dibersihkan dan dikeruk dari area sekitar sekolah, kami sangat membutuhkan satu unit ekskavator mini,” harapnya saat meninjau lokal yang rusak.
Sahroyanita juga menambahkan, semua tenaga pendidik melakukan gotong-royong guna membersihkan semua lokal yang kotor akibat lumpur yang dibawa banjir Aek Siala Batu godang.
“Saya mengapresiasi MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Tapanuli Selatan dan jajarannya yang sudah membantu membersihkan lokal sekolah, dengan menerjunkan anggotanya ke lokasi,” ujar Kepala Sekolah.
Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila, Rocky Gultom melalui Zulkifli Dalimunthe membidangi Perikanan dan Kehutanan MPC Pemuda Pancasila mengatakan, bahwa Pemuda Pancasila sangat peduli kepada bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan.
“Di hari pertama bencana alam, kami dikerahkan ketua MPC Pemuda Pancasila, Rocky Gultom untuk terjun ke lokasi bencana alam, seperti di Desa Garoga, kami langsung ikut berpartisipasi dan membantu masyarakat,” tuturnya kepada Harian Tabagsel.
Zulkifli menambahkan, bahwa mereka membantu membersihkan lokal di SD Negeri ini, agar nantinya anak-anak bisa lebih nyaman, aman, dan bisa belajar dengan baik kedepannya untuk menggapai cita-citanya.
Amatan Harian Tabagsel di lapangan, gotong-royong membersihkan lokal di sekolah tersebut berjalan dengan baik dan lancar. Di lokasi terlihat lokal sudah bersih dari lumpur yang dibawa luapan banjir.
Para anggota MPC PP Kabupaten Tapanuli Selatan juga begitu bersemangat bekerja, dengan menggunakan satu unit mesin pompa air mereka berhasil membersihkan lokal sekolah yang terdampak lumpur.
Ditempat terpisah, salah satu karyawan PTPN IV Regional 1 yang berhasil dihubungi Harian Tabagsel akan melaporkan harapan dan permintaan Masyarakat, Kepala Sekolah dan tenaga pendidik SDN Batu Godang 1 kepada Pimpinan.
“Kami akan sampaikan ke Pimpinan bang,” jawabnya dengan singkat. (Saipul Bahri Siregar-HT)
