TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com– Peringatan acara Isra Mikraj Nabi besar Muhammad SAW di gelar Pemerintah Desa Sinyior, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan bersama lapisan masyarakat di Mesjid Istiqomah, Minggu (11/1/2026) berketepatan di bulan Rajab 1447 Hijriyah.

Acara di buka dengan suasana penuh kebahagiaan oleh protokol, dan diawali dengan pembacaan kalam Ilahi yang sangat merdu, untuk keberkahan acara yang berlangsung tersebut.

Ketua panitia Isra Mikraj sekaligus perwakilan Tokoh Masyarakat, Syamsir Siregar dalam sambutannya mengatakan, dalam memperingati Isra Mikraj ini, bulan Ramadhan di ambang pintu, mari semua saling memaafkan dan menjadikan pertemuan yang diberkahi sang kuasa.

Kerena dalam menjalani kehidupan bersosial di Desa Sinyior, sebagai manusia yang baharu banyak kesalahan.

“Mari kita saling maaf memaafkan, dan senantiasa berdoa kepada Allah agar kita semua diberikannya kesehatan, rejeki, panjang umur, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan di Desa Sinyior,” katanya.

Kepala Desa Sinyior Irwansyah Ritonga dalam sambutannya mengatakan, acara Isra Mikraj ini sebagai peringatan yang kita semua gelar di bulan Rajab, dan menyambut bulan Sya’ban serta bulan suci Ramadhan di tahun 2026 ini.

“Semoga acara yang kita selenggarakan ini, bisa memperkuat tapi silaturahmi, kekompakan kita semua lapisan masyarakat Desa Sinyior, dan menjadikan kita lebih agamis agar mendapat keberkahan dari sang kuasa,” ucapnya.

Kepada Harian Tabagsel Kades juga bercerita, kali ini kami mengundang seorang Ustadz penceramah berasal dari Desa Parsalakan, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Ustadz ini kami undang untuk memberikan tausyiah yang bisa memperkuat ilmu agama kami semua masyarakat, dan bisa lebih mengerti bahwa dengan belajar ilmu agama, maka desa kami, akan lebih baik dan mendapatkan ridho sang kuasa,” katanya.

Kades juga mengapresiasi ketua panitia yang sudah menyiapkan acara Isra Mikraj ini dengan baik, yang kedepannya acara siar agama Islam akan selalu menjadi momentum kebersamaan dan kebahagiaan untuk semua lapisan masyarakat.

“Terimakasih saya ucapkan kepada semua panitia Isra Mikraj di tahun ini, semoga Allah SWT, membalas semua kebaikan kalian, dan semoga dimasa yang akan datang acara seperti ini dapat kita laksanakan kembali,” ucapnya. 

Sementara itu, Al-Mukarram Ustadz Darman Harahap dalam ceramahnya di acara peringatan Isra Mikraj di Desa Sinyior memberikan ceramah yang sangat menyentuh hati.

Ustadz menceritakan siroh perjalanan Rasulullah Muhammad SAW dari bagaimana menjalani hidup mulai dari masa kanak-kanak hingga dewasa dan menjadi suri tauladan yang baik.

Perjalanan Isra Mikraj adalah sebuah tanda kekuasan Allah SWT dan merupakan menghibur Nabi Muhammad SAW, satu perintah yang dibawa dalam perjalanan ini untuk ummatnya yaitu perintah Sholat lima kali sehari semalam.

Ceramah juga diawali sebuah doa harapan kebaikan hidup, dan mensyukuri nikmat sang pencipta, agar selalu di syukuri serta sholawat kepada baginda Nabi Muhammad SAW.

“Banyak nikmat yang diberikan Allah, dan banyak dari kita lupa diri, maka dari itu, mari kita lebih mengenali diri kita sendiri, agar kita bisa mengenal pencipta kita, Man aropa nafsahu arofa robbahu,” ucap Al-ustadz.

Dalam ceramahnya ustadz juga mengajak semua masyarakat jika memiliki masalah mengadukannya kepada Allah SWT dan di masa sekarang semua harus khawatir dengan generasi muda yang akan di tinggalkan nantinya terkhusus kepada Naposo Nauli Bulung (NNB) Desa Sinyior.

“Ada lima hal yang harus kita semua khawatirkan kepada generasi kita antaranya, lemah iman, lemah ilmu, lemah ekonomi, lemah akhlak, dan lemah fisik,” ujarnya 

Di acara Isra Mikraj ini juga ustadz berpesan agar semua masyarakat Sinyior berikhtiar agar bisa menjadi manusia yang berusaha untuk mensucikan hati, mendekatkan diri kepada AlLAH dengan Sholat, menjauhkan diri dari dosa, mencintai sholat, khusuk dalam sholat, dan berdoa sembari berusaha dalam menjalani kehidupan.

Amatan Harian Tabagsel di lokasi acara yang digelar Pemerintah Desa Sinyior dan lapisan masyarakat Desa Sinyior, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan berjalan dengan penuh khidmat, dan banyak pelajaran ilmu dan agama yang bisa diambil dalam menerapkan kehidupan bersosial dan bermasyarakat. (Saipul Bahri Siregar-HT)