Penulis : Muhammad Ali Akbar, S.Pd.I., M.Pd.I.

Penyuluh Agama Islam KUA Tapaktuan

Kepedulian terhadap anak yatim merupakan nilai luhur yang sangat dijunjung tinggi dalam ajaran Islam. Anak yatim tidak hanya membutuhkan bantuan materi, tetapi juga perhatian, kasih sayang, dan dukungan moral dari masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan santunan anak yatim menjadi salah satu bentuk amal sosial yang memiliki nilai ibadah yang besar di sisi Allah SWT.

Kegiatan seperti ini juga menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat hadir dari berbagai pihak, termasuk aparat keamanan. Ketika institusi negara hadir dengan sentuhan kemanusiaan, maka hubungan antara masyarakat dan aparat akan semakin erat dan harmonis.

Santunan Anak Yatim oleh Polres Aceh Selatan

Pada Rabu sore, 4 Maret 2026, Kepolisian Resor Aceh Selatan mengadakan kegiatan santunan kepada 10 anak yatim di Dusun Hulu, Gampong Lhok Bengkuang. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial kepolisian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Program santunan tersebut merupakan inisiatif dari Kapolres Aceh Selatan, T. Ricky Fadlianshah, S.I.K., yang pelaksanaannya diwakili oleh Kasat Binmas Iptu Yunizar bersama personel Satbinmas. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua BKM, Imam Mushalla sekaligus Kasi Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Aceh Selatan, Ishar, M.Ag., perangkat Gampong Lhok Bengkuang, Penyuluh Agama Islam KUA Tapaktuan, Muh. Ali Akbar, M.Pd.I., serta jamaah Mushalla Baitunnur yang ikut menyaksikan dan mendukung kegiatan tersebut.

Landasan Al-Qur’an tentang Memuliakan Anak Yatim

Islam sangat menekankan pentingnya memelihara dan memperhatikan anak yatim. Allah SWT berfirman:

> وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْيَتَامَىٰ قُلْ إِصْلَاحٌ لَّهُمْ خَيْرٌ

“Mereka bertanya kepadamu tentang anak-anak yatim. Katakanlah: memperbaiki keadaan mereka adalah baik.” (QS. Al-Baqarah: 220)

Allah juga mengingatkan agar manusia tidak bersikap keras terhadap anak yatim:

> فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ

“Adapun terhadap anak yatim maka janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.” (QS. Ad-Duha: 9)

Ayat-ayat ini menunjukkan bahwa menjaga dan memperhatikan anak yatim merupakan bagian dari amal kebajikan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Hadis Nabi tentang Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

Rasulullah ﷺ juga memberikan motivasi besar kepada umatnya agar memuliakan anak yatim. Beliau bersabda:

> أنا وكافل اليتيم في الجنة هكذا

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim di surga seperti ini.” (HR. Sahih Bukhari)

Kemudian Rasulullah memberi isyarat dengan merapatkan jari telunjuk dan jari tengah, yang menunjukkan betapa dekatnya kedudukan orang yang menyantuni anak yatim dengan Nabi di surga.

Polisi dan Kepedulian Sosial di Tengah Masyarakat

Kegiatan santunan anak yatim yang dilakukan oleh Polres Aceh Selatan merupakan langkah positif yang patut diapresiasi. Kehadiran kepolisian dalam kegiatan sosial seperti ini menunjukkan bahwa aparat keamanan tidak hanya berperan dalam menjaga ketertiban, tetapi juga turut membangun nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

Menurut pandangan Muh. Ali Akbar, M.Pd.I., Penyuluh Agama Islam KUA Tapaktuan, kegiatan tersebut menjadi contoh baik tentang bagaimana sinergi antara aparat negara dan masyarakat dapat terjalin dengan harmonis. Ketika kepolisian hadir dengan pendekatan sosial dan religius, maka kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara akan semakin kuat.

Selain itu, kegiatan santunan ini juga memberi motivasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial. Membantu anak yatim bukan sekadar aktivitas sosial, tetapi juga merupakan ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah SWT.

Penutup

Santunan anak yatim yang dilaksanakan oleh Polres Aceh Selatan di Gampong Lhok Bengkuang bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi simbol nyata kepedulian dan kebersamaan. Ketika aparat negara, tokoh agama, dan masyarakat bersatu dalam kebaikan, maka akan tercipta lingkungan yang aman, damai, dan penuh kasih sayang.

Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk memperbanyak amal kebajikan, khususnya dalam memuliakan anak-anak yatim yang merupakan amanah dari Allah SWT. 🤲✨. (***)