PADANGSIDIMPUAN, HARIAN TABAGSEL.com- Penjabat (Pj) Walikota Padangsidimpuan, H. Timur Tumanggor, S.Sos, M.AP langsung memantau dek Longsor sekitar pinggiran sungai Batang Ayumi Jalan Serma Lian Kosong, Lingkungan I, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan, tepatnya dibelakang bangunan Almarhum dr. Kadir, Selasa (31/12) siang.

Amatan media ini, Pj. Walikota Padangsidimpuan Timur Tumanggor turut didampingi Wakil Ketua DPRD yang juga Ketua DPC Partai PDIP Kota Padangsidimpuan, Hj. Taty Ariani Tambunan, SH, Sekretaris BPBD Elpi Zulianti Hasibuan, Camat Padangsidimpuan Utara Nanda Alfina, SH, Dansubdenpom 1/2-3 Kapten CPM Arliyanto Harahap, Kabid PSDA PUPR, Kepling Lingkungan I Tantawi Jauhari dan para staf Sekretariat Pemerintah Kota Padangsidimpuan.

Terlihat, Pj. Walikota Timur Tumanggor langsung melihat dan memeriksa dek yang longsor dari atas lokasi dek yang longsong didampingi Kabid PSDA PUPR dan Dansubdenpom 1/2-3.

Pj. Walikota Padangsidimpuan, Timur Tumanggor kepada wartawan mengatakan, saat ini langsung memantau dan memeriksa atas laporan BPBD dan PUPR atas longsornya dek penahan bangunan di tempat pemukiman masyarakat sekitar Jalan Serma Lian Kosong, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.

“Selanjutnya, Pemerintah Kota Padangsidimpuan secepatnya akan menyurati dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara untuk pembangunan dek ini, apalagi dek ini berada di daerah aliran sungai,” kata Timur.

Timur Tumanggor juga menyebutkan, karena ini terkait dengan alam sehingga tidak bisa untuk memprediksinya dan saat ini di Kota Padangsidimpuan ada beberapa titik yang mengalami longsor yang serupa.

“Kita berharap, pihak PUPR Provinsi Sumatera Utara secepatnya merespon untuk perbaikan beberapa titik longsor didaerah pinggiran sungai Kota Padangsidimpuan ini. Dan kita juga berdoa supaya curah hujan tinggi jangan melanda Kota Padangsidimpuan ini,” papar Timur Tumanggor.

Masih ditempat yang sama Kepling Lingkungan I, Tantawi Jauhari mengatakan, kejadian dek longsor ini pada hari Minggu, Minggu (29/12) sekitar jam 18.00.Wib.

Tantawi menjelaskan, bahwa dek tersebut peruntukkannya untuk menahan bangunan yang berada diatas tanah timbunan, dikarenakan beberapa hari ini Kota Padangsidimpuan dilanda curah hujan deras.

“Mungkin dek tidak kuat menahan beban tanah timbunan tersebut ditambah lagi aliran sungai yang deras menerjang tebing yang diatasnya dek penyangga tanah timbunan tersebut,” jelas Tantawi Jauhari.

Selaku tetangga sebelah, Hj. Taty Ariani Tambunan, SH mengatakan, saat kejadian menjelang Maghrib dikagetkan suara keras yang datangnya dari arah samping rumah.

“Setelah melihat asal suara tersebut, kita melihat dek penyangga bangunan persis disamping kediaman kita ini sudah longsor ke bawah ditepi aliran sungai Batang Ayumi. Kita kaget mendengar suara keras yang datangnya dari arah samping rumah kita, setelah arah datangnya suara, kita melihat dek penyangga bangunan disamping rumah kita ini sudah longsor dan melihat dek tersebut sudah berada dipinggir aliran sungai Batang Ayumi,” ujar Taty Ariani Tambunan.

Tidak itu saja, suara keras yang ditimbulkan dek longsor ini juga mengundang perhatian masyarakat yang berada diseberang aliran sungai Batang Ayumi ini, yang ditandai masyarakat sudah ramai menyaksikan dari arah seberang sungai Batang Ayumi.

“Dan kita juga bersyukur tidak ada korban jiwa atas kejadian dek longsor ini,” tutup Taty Ariani Tambunan.

Usai peninjauan dek longsor ini, Pj. Walikota Padangsidimpuan Timur Tumanggor terlihat berbincang-bincang dengan Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Taty Ariani Tambunan beserta Dansubdenpom Kapten CPM Arliyanto Harahap dan beberapa pejabat OPD dan Camat Padangsidimpuan Utara Nanda Alfina di halaman belakang tempat kediaman Wakil Ketua DPRD yang juga Ketua DPC Partai PDIP Kota Padangsidimpuan. (REN)