TAPANULI SELATAN, HARIAN TABAGSEL. com-Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 39 tingkat Provinsi Sumatera Utara di Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan yang telah berlangsung sejak tanggal 20 Juni 2024 yang lalu, secara resmi ditutup oleh Pj Gubernur Sumut, Agus Fatoni yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Provsu, Muhammad Arman Efendy Pohan pada Jumat (28/6/2024) malam.
Acara penutupan sekaligus penyerahan hadiah kepada pemenang atau yang terbaik berlangsung hingga dini hari.
Antusiame masyarakat menyaksikan acara penutupan MTQ tersebut sungguh luar biasa. Kemacetan sekitar 2 Km tidak dapat dihindari, sehingga membuat petugas Dinas Perhubungan Tapsel memberlakukan sitim buka tutup.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Bupati Dolly Pasaribu memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan semua pihak, sehingga pelaksanaan MTQ ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses terutama warga Tapanuli Selatan yang berhadir meramaikan perhelatan ini.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan berharap pelaksanaan melalui ajang MTQ dapat memperkuat ukhuwah dan memperluas syiar Islam di wilayah Sumatera Utara, sebagaimana yang dicita-citakan.
Kepada para pemenang Dolly mengucapkan selamat dan berpesan agar jangan berpuas diri karena masih ada perlombaan ke tingkat yang lebih tinggi.
“Terus berlatih karena nantinya akan bertanding ke tingkat Nasional membawa nama daerah asal juga nama Sumatera Utara. Selain itu bisa mengamalkan nilai nilai Alquran dalam kehidupan sehari hari khususnya dalam pergaulan di tempat masing masing. Bagi adek adek yang belum berhasil kami harapkan terus dan terus berlatih, karena capaian adek adek saat ini adalah keberhasilan yang tertunda, ” pesan Dolly.
Gubsu dalam amanahnya yang dibacakan Muhammad Arman Efendy Pohan dalam pidatonya antaralain mengungkapkan dan menyampaikan Apresiasi terhadap Pemkab Tapanuli Selatan yang telah melaksanakan MTQ ke 39 ini dengan begitu baik, terutama kehadiran masyarakat yang menyaksikan perlombaan ini begitu antusias.
Pada bahagian lain Muhammad Arman Efendy Pohan meminta agar LPTQ di seluruh Kabupaten dan Kota serta LPTQ Provsu, benar benar melakukan pelatihan dan pembinaan terhadap qori dan qoriah.
“Qori dan qoriah serta bidang lomba lainnya harus benar benar di perhatikan, dilatih. LPTQ daerah harus terus melatih dan membina, sehingga qori dan qoriah termotivasi untuk lebih meningkatkan kemampuan mereka,” pesannya.
Seperti diketahu bahwa MTQ ke-39 ini diikuti 1.332 peserta kafilah dari 33 kabupaten/kota dan kafilah husus se-Sumut.
Hasil akhir dari event ini berhasil sebagai juara umum diraih Kota Medan, sementara itu Tuan rumah berada pada posisi ke 9.
Pelaksanaan MTQ ini juga memberi dampak dan keuntungan yang dirasakan oleh berbagai sektor usaha di Sipirok, seperti hotel, restoran, warung makan, pedagang kaki lima, dan UMKM. Hotel-hotel dan penginapan di Sipirok penuh, warung makan dan restoran ramai dikunjungi dan para pedagang kaki lima juga mendapatkan keuntungan yang signifikan.
Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tapsel, transaksi selama perhelatan MTQ ke-39 melebihi Rp5 miliar. Begitu juga dampak keuntungan bagi Kota Padangsidimpuan, terutama bagi pengusaha perhotelan. (Anas)
