PADANG LAWAS, HARIAN TABAGSEL.com- Bahan Bakar Minyak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.227.348 Hutalombang Kecamatan Lubuk Barumun kerap kosong. Hampir setiap hari mulai pagi sampai malam, tidak ada BBM.

Ternyata SPBU Hutalombang itu diduga kuat bermain nakal. Mobil Toyota Avanza warna Hitam berisi jerigen terpantau sedang mengisi langsung dari pompa, Kamis (20/2) malam sekira pukul 21.45 WIB.

Saat divideokan, petugas SPBU sempat melarang. Namun aktifitas pengisian BBM jenis Pertalite itu terus dilakukan. Tidak saja mobil, becak bermotor yang berisi jerigen juga terpantau di lokasi SPBU.

“Hape-nya bang, kenapa main Hape disini. Kalau mau main Hape diluar jangan disini,” kata petugas itu.

Penelusuran Harian Tabagsel sempat mengonfirmasi M Nazri Pohan, selaku pengawas SPBU tersebut. Bahkan di profil kontaknya, terlihat Nazri menggunakan kartu pers, yang diduga sebagai alat mengelabui.

Namun Nazri tak lama nomornya langsung terblokir, tak bisa dihubungi lagi. Foto profil kontak juga tidak tampak. Sampai dihubungi berkali kali, berikut pesan Whatsapp, tidak direspon.

Sementara Kapolres Padang Lawas, AKBP Diari Astetika, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Raden S Harahap yang dihubungi langsung merespon. Dan melakukan penyelidikan dugaan SPBU nakal tersebut.

Menanggapi SPBU nakal, sejak lama pihak kepolisian sudah melakukan upaya-upaya penindakan. Mulai dari rapat bersama stakeholder terkait, hingga turun mengawasi SPBU di Padang Lawas.

“Kita sudah 3 kali mengundang rapat koordinasi bersama Disperindag Palas dan petugas dari Sibolga. Kita sudah turun langsung melaksanakan sidak ke 8 SPBU diwilayah Palas dan cek Tera. Intinya himbauan dan sidak sudah kita lakukan. Tentu (video ini) kita Lidik apakah ada surat ijin pengisian BBM dengan kuota dan peruntukannya,” tegas Kasat. (tan)