PADANG LAWAS, hariantabagsel.com– Parah, seorang oknum kepala desa perempuan melakukan video call sex yang diduga Kepala Desa Trans Aliaga Unit IV, Kecamatan Hutaraja Tinggi dengan teman prianya. Video berdurasi 2,58 menit itu mempertontonkan hal tidak senonoh oleh pria yang diduga selingkuhan kepala desa.
Dari video yang sudah bersileweran dari WhatsApp dan jejaring media sosial lainnya, kejadian VCS (Video Call Sex, red) itu belum diketahui kapan terjadi. Hanya saja, sambungan video dua sejoli ini memperlihatkan suasana dapur, yang diduga di rumah Kades Perempuan tersebut.
Aksi Kades yang tampak berpakaian seksi itu, sangat tidak pantas. Bahkan sebagai seorang pemimpin di desa, aksinya itu cukup memalukan.
Di dalam video, Kades perempuan berinisial ES itu tampak begitu menikmati sambungan VC. Dengan menggunakan baju daster pendek warna ungu, celana sot pendek warna hitam, kades ES terus memelototi alat vital, yang diperankan teman prianya itu.
Sesekali melirik ke kiri, sambil memperbaiki ikatan kuncir rambut, seolah menyembunyikan aksi bejat mereka dari orang yang lewat. Dimana VC itu dilakukan siang hari, yang tampak terang dari sisi luar. Hingga pria lawan VCS-nya, yang secara terus menerus memegang organ vital itu mengeluarkan cairan putih, layaknya lelaki yang melakukan ejakulasi.
Saat ditelusuri, suami ES diketahui juga merupakan seorang ASN. ES sendiri pernah menjadi Caleg PDIP, sebelum jadi Kepala Desa.
Diduga, VCS ini tidak saja sekali. Dari screenshot foto yang diterima, Kades ES diduga telah sering melakukan perbuatan tak pantas ini bersama teman prianya tersebut.
Di foto itu, sebaliknya oknum kades yang memperlihatkan bagian tubuh area sensitif. Yang tidak layak dipertontonkan selain terhadap suaminya.
Hingga berita ini dimuat, belum ada tanggapan dari ES saat dihubungi. Camat Hutaraja Tinggi, Riswan Daulay tidak ada respon saat dimintai tanggapan.
ES juga diketahui baru menjabat kepala desa berkisar jalan dua tahun. Dilantik jadi kepala desa Desember 2022 lalu.
“Parah juga ya,” kata seorang warga trans Aliaga setelah melihat video tersebut, dan memastikan kepala desa ES yang ada di video. (Parningotan Aritonang)
