PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Kisruh permasalahan hutang piutang antara pengusaha hotel dan showroom (Kasim Wijaya) dengan keluarga mantan polisi memperlihatkan kelakuan yang tidak baik bahkan tidak menyenangkan yang dipertontonkan oleh keluarga Fetty Limbayung Siregar yang saat itu diwakili suami yang merupakan pensiunan polisi beserta kedua anaknya, Sabtu (9/11/2025).

Sesuai pantauan media ini, Ipda Purnawirawan Suib Gultom beserta kedua anaknya ini mengatai dan memaki-maki Kasim Wijaya dengan kata-kata yang yang sangat kasar dan tidak pantas disebutkan di muka umum dan terkesan memprovokasi masyarakat.

“Ini yang namanya Kasim, pengusaha hotel dan showroom seorang penipu, 400 juta uang kami ditangannya dan sudah 3 tahun lamanya tidak dikembalikan,” teriak anak Ipda Purn Suib Gultom sambil menunjuk-nunjuk Kasim Wijaya.

“Tolong kami, tolong kami, karena masyarakat dan wartawan yang bisa menolong kami,” tambah Suib Gultom beserta kedua anaknya di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Wek V, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.

Tidak itu saja, Keluarga mantan polisi ini selalu mengikuti kemanapun Kasim Wijaya mau pergi sambil mengatakan, kamu mau lari, kembalikan uang kami, kau penipu Kasim. Bahkan Kasim mau hendak beranjak ke mobilnya selalu dicegat oleh keluarga mantan polisi ini.

Kasim Wijaya mau ke kamar mandi dilarang oleh keluarga mantan polisi ini, mau beranjak ke mobilnya pun selalu di cegat, bahkan mau ke kantor Polisi saja keluarga mantan polisi ini terobos masuk ke mobil Kasim Wijaya tanpa seizin pemilik mobil, seperti gaya koboy tanpa memperdulikan hak orang.

Perbuatan keluarga mantan polisi ini juga berlanjut di Mapolres Padangsidimpuan, dimana saat Kasim Wijaya mau membuat laporan terkait penyanderaan di SPKT Polres Padangsidimpuan, terlihat, keluarga mantan polisi ini selalu menghalang-halangi Kasim Wijaya, bahkan mau makan pun tidak diperbolehkan keluarga mantan polisi ini, padahal pada saat itu Kasim Wijaya didampingi oleh KSPKT Polres Padangsidimpuan Aiptu Yos Matondang. Atas sikap dan gaya arogan yang dilakukan oleh keluarga mantan polisi ini, akhirnya KSPKT Aiptu Yos Matondang langsung mengusir Suib Gultom dengan nada tinggi.

“Bapak kan mantan polisi, seharusnya bapak tahu hukum dan aturan, bukan menghalang halangi masyarakat untuk membuat laporan di Polres Padangsidimpuan,” tutur Aiptu Yos Matondang sambil mengusir mantan polisi ini dari Polres Padangsidimpuan. 

Pernyataan KSPKT ini tidak mengurungkan niat atau sikap keluarga mantan polisi ini, bahkan semakin menjadi-jadi yang ditandai, keluarga mantan polisi mengatakan, apakah bapak-bapak polisi ini disuap.

“Dan inilah kau Kasim Wijaya saat ini bisa mengatur atur Aparat penegak hukum (APH), bisa kau suruh-suruh di Kota Padangsidimpuan ini,” sebut keluarga mantan polisi ini.

Tidak itu saja, mantan polisi ini juga melontarkan kata-kata ancaman kepada Kasim Wijaya di depan pihak kepolisian saat di Polres Padangsidimpuan.

“Kau tidak tenang dan tidak bisa tidur Kasim Wijaya, kalau kau tidak mengembalikan uang kami itu,” sebut Suib Gultom dihadapan Kasim Wijaya.

Saat mau meninggalkan Mapolres Padangsidimpuan, keluarga mantan polisi ini juga memaksa masuk ke mobil Kasim Wijaya tanpa adanya persetujuan dari pemilik mobil Kasim Wijaya.

Terlihat, keluarga mantan polisi ini langsung terobos masuk ke dalam mobil Kasim Wijaya saat Kasim Wijaya memasuki mobilnya untuk meninggalkan Mapolres Padangsidimpuan. (Rahmat Efendi Nasution-HT)