PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nasional tepatnya di Desa Simirik, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan. Dimana, 1 unit truk muatan pupuk sebanyak 750 sak terbalik hingga menutup badan jalan.

Insiden kecelakaan tunggal ini terjadi saat truk dengan nomor polisi BK 8246 FC milik CV. Jasa Mandiri yang dikemudikan oleh Robi (45) warga Desa Huta V Bandar Jawa, Kecamatan Bandar, Simalungun melintas dari arah Medan menuju Padangsidimpuan.

Namun nahas, setibanya di lokasi dengan kondisi jalan turunan disertai tikungan dan badan jalan yang kecil membut supir truk mengalami kesulitan.

Ditambah lagi, saat itu datang kenderaan dari arah berlawanan membuat sang supir kesulitan. Alhasil, truk bermuatan pupuk NPK dengan berat mencapai 35 ton terperosok ke tepi jalan hingga akhirnya terbalik.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kepada wartawan, Minggu (23/11/2025) siang, Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan, AKP Jonni Silalahi mengatakan, akibat insiden ini arus lalu lintas mengalami kemacetan. Kendati demikian, pihaknya membuka jalur buka tutup guna menghindari kecamatan yang lebih parah.

“Tadinya, truk ini datang dari arah Medan menuju Padangsidimpuan. Namun pas di lokasi, ada kenderaan yang melintas dari arah berlawanan sehingga supir banting setir ke kiri dan ban belakang kanan langsung terperosok keberam jalan kemudian terbalik,” ucapnya. 

Saat ini, petugas masih berupaya mengevakuasi truk. Amatan akibat kecelakaan Itu Kemacetan panjang 5 kilometer terjadi di Jalinsum Desa Simirik pada Sabtu (22/111/2025) malam sampai minggu (23/11/2025 ) sekitar pukul 10:00 WIB.

Personil Satlantas Polres Padangsidimpuan dengan sigap melakukan pengaturan lalu lintas akibat insiden terperosoknya 1 unit truk trailer yang bermuatan pupuk di Jalan Lintas Sumatera Desa Simirik hingga saat ini jalan lintas tersebut sudah mulai normal dan petugas kepolisian masih standbye di lokasi untuk melakukan gatur lalulintas.

Kerusakan ruas jalan lintas provinsi Sumatera yang ada di jalan Desa Simirik, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan kian parah dan Sempit .

Banyaknya beram yang rusak dan berlubang membuat jalan tersebut sulit dilintasi, bahkan beberapa kendaraan truk besar sudah sering mengalami kecelakaan tunggal, terguling dan masuk jurang.

Sahril Siregar (48) salah seorang supir, mengatakan, musim penghujan seperti ini sangat mempengaruhi kondisi jalan di wilayah Desa Simirik yang rawan rusak dan berlubang serta sempit.

“Jalinsum Simirik Kota Padangsidimpuan ini adalah jalan utama menuju ke kabupaten/kota dan bahkan provinsi yang tentunya banyak aktifitas kendaraan yang melintas sehingga keadaan jalan akan semakin mudah dan cepat rusak. Apalagi jalannya sudah bertahun-tahun rusak, selain jalan nya sempit ada sejumlah titik jalan yang berlubang di kawasan ini dan kondisi sudah lama berlangsung namun tidak ada perhatian dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ungkapnya.

Dikatakannya kondisi jalan yang berlubang akibat terkikisnya aspal dan membuat semakin lincin setelah diguyur hujan.

“Baru saja mobil truck yang bermuatan pupuk terbalik, namun alhamduliah tidak ada korban jiwa,” katanya.

Menurutnya, kondisi jalan yang berlubang dan lincin sangat berpotensi menimbulkan lebih banyak kecelakaan sehingga perlu perhatian khusus dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution agar secepatnya diperbaiki.

“Saya berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini termasuk persis ditikungan jalan Simirik menuju perbatasan Kota Padangsidimpuan dan Tapsel karna jika dibiarkan, tentu akfitas pengguna jalan dapat terganggu,” harap sahril. (Sabar Sitompul-HT)