PADANG LAWAS, hariantabagsel.com– Satu unit angkutan umum terjun bebas ke sungai Barumun di Jembatan Siraisan Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas, Kamis (27/11) pagi sekira pukul 06.30 WIB. Dari 15 penumpangnya, dikabarkan 2 meninggal, dan 2 lainnya diduga hanyut terbawa arus deras, belum ditemukan.

Informasi yang dihimpun Harian Tabagsel, angkutan umum yang mengangkut anak sekolah ini membawa 15 penumpang. 4 diantaranya laki-laki, dan 11 perempuan.

Peristiwa nahas ini diduga akibat mobil angkutan tidak kuat menanjak. Dan rem blong. Seketika mundur, dan terjun ke sungai.

Sejauh ini belum diketahui identitas dan keberadaan sopir. Angkutan umum berwarna putih tersebut juga masih terkapar di tengah arus sungai, belum terevakuasi mengingat cuaca sedikit berhujan dan debit air yang membesar.

(Sopir) belum diketahui, apakah selamat atau hanyut terbawa arus,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Lawas, H Irsan Saleh Lubis kepada Harian Tabagsel. 

Diketahui, angkutan umum jurusan Sosopan-Pasar Sibuhuan ini biasa sebagai angkutan pengangkut anak sekolah. Kecelakaan tunggal ini juga diketahui warga setelah adanya info dari pemilik warung disekitar lokasi kejadian.

Dari lokasi jatuh, angkutan umum tampak terseret arus berkisar puluhan meter. Posisinya masih ditengah-tengah arus sungai.

Kini, pihak BPBD bersama TNI Polri sedang dalam pencarian korban. Pencarian menyisir sungai menggunakan perahu karet ini juga turut dibantu pemerintah kecamatan ulu barumun dan unsur masyarakat.

Masyarakat lainnya juga turut membantu menarik guna mengevakuasi mobil angkutan tersebut. (Parningotan Aritonang-HT)