PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Kekosongan BBM di Kota Padangsidimpuan sejak kemarin hingga hari ini, Kamis (27/11/2025) sudah pada titik sangat mengkhawatirkan yang dapat menyebabkan seluruh kendaraan berhenti beroperasi.
Bahkan jika kemarin masih ada satu dua pedagang BBM eceran meski dengan harga mencapai Rp15-Rp22 ribu per liter untuk pertalite, maka hari ini tidak ada terlihat sama sekali pedagang menjajakan dagangannya seperti mulai dari Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara hingga ke pusat kota.
Atas situasi ini, Pemerintah Kota Padangsidimpuan melakukan rapat kordinasi dengan pihak Pertamina.
“Waktu rapat HLM tadi siang yang dihadiri dari Pertamina Sibolga BBM dikirim dari Pekanbaru dan Padang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Padangsidimpuan,” kata Plt Sekda, Rahmat Marzuki Nasution.
Dirinya berharap pasokan BBM segera tiba di Kota Padangsidimpuan dengan harapan krisis BBM segera bisa diatasi.
“Hasil koordinasi Kabag Perekonomian dengan Pertamina Sibolga minyak masuk hari ini dari Dumai ke Padangsidimpuan,” pungkasnya. (Parlin Pohan-HT)
