PADANG LAWAS, hariantabagsel.com– Kecelakaan tunggal Satu unit mini bus angkutan umum mengangkut anak sekolah, Kamis (27/11) menelan korban jiwa. Dari 14 penumpang anak sekolah dan 1 sopir, ada 2 korban ditemukan meninggal.

12 orang selamat, 3 lainnya hanyut. 2 orang ditemukan meninggal berinisial MJ, siswi kelas XI MAN 1 Sibuhuan, dan SRB siswi kelas IX Madrasah Tsanawiyah Ponpes Al Mukhlisin Sibuhuan. Dan sopir ditemukan dalam keadaan selamat, namun mengalami luka berat.

Sopir yang diketahui berinisial Erwin Sipahutar (44), warga Desa Siundol ditemukan berkisar 1 Kilometer dari lokasi jatuhnya mobil. Tim penyelamat dari BPBD, TNI Polri dan masyarakat langsung mengevakuasi korban dari sungai barumun untuk selanjutnya ditangani medis.

Berikut daftar nama korban:

1. Miftahul Jannah Pulungan/PR (16) warga Desa Huta Bargot (meningal dunia)

2. Saputri Rahayu Batubara/PR (16) warga Desa Siraisan (meninggal dunia)

3. Erwin Sipahutar/LK warga Desa Siundol (kondisi luka parah)

4. Wildan Pulungan/LK (luka Ringan) warga Desa Siundol. (Kondisi luka Sedang korban selamat)

5. Riki Hasibuan/LK

6. Mando Daulay/LK

7. Rini Pulungan/PR (16)

8. Majida/PR (16)

9. Fadilah/PR(16)

10. Khotimah/PR (13)

11. Salsa Pulungan/PR (17)

12. Sri mauni/PR (15)

13. Nur Amina/PR(17)

14.Khusnul khatimah/PR (18)

15. Nur Amimah Hasibuan/PR (17)

“Para korban meninggal kini sudah disemayamkan di rumah duka masing-masing,” demikian disampaikan Camat Ulu Barumun, Parlindungan Hasibuan.

Sementara Plt Kepala BPBD Padang Lawas, Adi Sandra Siregar, SSTP mengakui pihaknya menurunkan 26 personil menangani kecelakaan tunggal ini. Sejumlah peralatan berupa Perahu Karet, Pelampung, Dayung, HT, Safety Head, Sepatu Air, Kamera dan Mantel Hujan juga dibawa menyertai personil.

“Mendapati informasi itu kita langsung terjun ke lokasi Siraisan, dengan 26 personil dilengkapi peralatan guna pencarisn korban, dan sudah ditemukan,” tandas Adi. 

Sebelumnya disebutkan, angkutan umum itu tidak kuat menanjak. Dan belakangan diketahui, mobil diduga mengalami rem blong saat menurun dari arah Sosopan menuju Pasar Sibuhuan. Lalu terjun ke sungai. (Parningotan Aritonang-HT)