TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com– Manager PTPN IV Regional I Perkebunan Hapesong Achmad Munawar Hasibuan, SP bersama rombongan meninjau lokasi banjir dan longsor di Dusun Sibara-bara, Desa Simataniari, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (11/12/2025) lalu sekira pukul 15.00 Wib.
Kegiatan ini turut mendapat respon baik Pemerintah Desa Simataniari, Plt Kades Simataniari, Hasian Harahap turut serta mendampingi langsung manager PTPN IV Regional 1 Perkebunan Hapesong, Achmad Munawar Hasibuan, SP turun ke lokasi melihat sejauh mana kerusakan akses badan jalan yang tertutup material longsor ini.
Di aera longsor manager perusahaan PTPTN IV Regional 1 Perkebunan Hapesong, Ahmad Munawar Hasibuan, SP sekaligus memastikan dan mengerahkan alar berat sesuai jenis permintaan masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Dusun Sibara-bara, Desa Simataniari, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Kiranya hal ini nantinya dapat memperlancar akses jalan masyarakat dan juga untuk pembersihan material longsor yang menutup badan jalan sehingga pengendara bisa lebih leluasa melewatinya.
“Kita inginkan pembersihan material longsor ini dikerjakan secepatnya, dan sesuai dengan aturan yang ada, namun saat ini kita masih terkendala alat berat karena masih beroperasi ditempat kejadian bencana alam banjir dan longsor ditempat lain, makanya saya langsung memberitahukan dan sekaligus meninjau badan jalan yang ditimpa lumpur,” ujarnya.
Achmad Munawar Hasibuan menegaskan dan berharap kepada Kepala Desa Simataniari, Hasian Harahap memberitahukan kepada warganya bahwa saat ini alat berat yang ada di PTPN IV Regional 1 Perkebunan Hapesong sedang dipergunakan ditempat lain.
Sehingga kami beritahukan kepada kepada kepala desa Simataniari bersama masyarakat, pengerukan jalan tersebut akan nantinya dikerjakan setelah selesainya pekerjaan ditempat lain seperti di Desa Bandar Tarutung, Desa Hapesong Baru, Desa Garoga dan Huta Godang.
“Saat ini alat berat kita sedang di tempat lokasi banjir dan longsor di area lain, alat berat kita sedang perbaikan jalan dan pemukiman warga, kalau sudah selesai disana, kami pastikan bisa beralih ketempat yang kami sedang tinjau ini,” uacap Ahmad Munawar Hasibuan.
Diketahui jalan yang ditimpa longsor tersebut di mulai dari batas jalan Lintas Barat hingga ke lingkungan Baringin, Kelurahan Sangkunur, Dusun Batu Pulut, Kampung Tapus Sonang, Desa Tindoan Laut, Kampung Setia Baru dan Kampung Muara Pardomuan (Sibara bara), Desa Simataniari, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Sementara itu Plt Kepala Desa Simataniari, Hasian Harahap beserta rombongan berharap agar pemerintah secepatnya memperbaiki semua jalan rusak tersbut.
”Ya kalau bisa secepatnya diperbaiki, sehingga tidak ada lagi jalan yang rusak. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Maneger PTPN IV Reg 1 Hapesong, Achmad Munawar Hasibuan, yang langsung meninjau ke lokasi jalan yang ditimpa longsor dan lumpur di desa kami,” ucapnya.
Kepada wartawan Harian Tabagsel, Humas PTPTN IV Regional 1, Perkebunan Hapesong mengatakan, bahwa pengungsi di posko pengusian yang ada disekitar area perkebunan sekitar 930 orang.
Kami juga mengerahkan alat berat jenis Ekskavator dan Bul Dozer untuk membantu membuka akses jalan dan sungai yang tersumbat akibat banjir di Aek Garoga.
“Kami peduli kepada korban bencana alam longsor dan banjir di kabupaten Tapanuli Selatan, sehingga nantinya warga pengungsi lebih terbantu saat keadaan bencana ini,” ujarnya kepada Harian Tabagsel. (Saipul Bahri Siregar-HT)
