PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com– Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam banjir dan tanah longsor, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padangsidimpuan kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan di Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Minggu (14/12/2025).
Penyaluran bantuan kemanusiaan ini berlangsung di 2 Desa di Kecamatan Angkola Sangkunur yakni, Kelurahan Bandar Tarutung sebanyak 30 KK dan Kelurahan Pasir Bidang sebanyak 50 KK.
Mewakili Ketua PMI Kota Padangsidimpuan H. Harry Pahlevi Harahap, Sekretaris PMI Kota Padangsidimpuan Rizki Halomoan Pulungan memimpin langsung penyaluran bantuan kemanusiaan yang didampingi Ahmad Negara/Kabid PB, Nasruddin Nasution/Kabid Relawan, Feri Zuliansyah/Kabid Infokom.
Selanjutnya, Juli Damayanti/Kabid Sosial, Rahman Hidayat/KSR Markas, Yaman Harahap/KSR Markas, Rahnu Wikana/Forpis dan Agus Prawijaya/Relawan.
Sementara bantuan yang disalurkan PMI Kota Padangsidimpuan berupa, Beras, telur, minyak goreng, roti kemasan, sarden, pampers, sandang, susu kaleng, gula dan teh.
Selain penyerahan bantuan kemanusiaan, PMI Kota Padangsidimpuan juga memberikan pelayanan kesehatan dan trauma healing kepada masyarakat yang terdampak bencana alam banjir dan longsor di Kecamatan Angkola Sangkunur ini.
Untuk pelayanan kesehatan di Kelurahan Bandar Tarutung sebanyak 31 pasien dengan keluhan batuk, pilek, gatal-gatal dan diare. Dan pelayanan kesehatan di Kelurahan Pasir Bidang sebanyak 25 pasien dengan keluhan rata-rata demam, batuk, pilek dan gatal-gatal. Sementara untuk trauma healing di Kelurahan Bandar Tarutung sebanyak 25 orang.
Sekretaris PMI Kota Padangsidimpuan mengungkapkan, bahwa kehadiran pihak PMI Kota Padangsidimpuan tidak hanya sebatas memberikan bantuan materi, tetapi juga hadir secara emosional untuk memulihkan kondisi psikologis masyarakat yang terdampak bencana. Kegiatan trauma healing ini dilakukan melalui pendekatan komunikasi, konseling ringan, serta pemberian motivasi agar korban dapat lebih tenang dan optimis menghadapi masa pemulihan pasca bencana.
“Kita dari PMI Kota Padangsidimpuan juga melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor yang bertujuan, untuk mengetahui gejala-gejala penyakit masyarakat pasca bencana alam banjir dan longsor,” ungkap pria yang akrab disapa Lomo ini.
Dengan kegiatan pemberian bantuan pelayanan kesehatan dan trauma healing ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dan kepedulian PMI Kota Padangsidimpuan terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus memperkuat hubungan antara PMI dan warga dalam situasi sulit. Dengan bantuan dan dukungan yang diberikan, diharapkan para korban dapat lebih cepat bangkit dan kembali melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman. (Rahmat Efendi Nasution-HT)
