TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com– Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan kunjungan dan peninjauan ke posko pengungsian Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (27/12/2025).

Dalam kunjungannya ke Desa Tandihat, Gubernur Bobby didampingi Ketua TP PKK Sumut, Bupati Tapanuli Selatan dan Forkopimca Angkola Selatan.

Kades Tandihat, Ranto Panjang Sipahutar mengatakan, warga Desa Tandihat menyambut sukacita atas kehadiran Gubernur Bobby ke posko pengungsian.

“Saat Gubernur berkunjung, warga saya terlihat riang dan bersukacita atas kehadiran pak Gubernur, walaupun masih suasana duka pasca bencana alam yang melanda kampung kami, akan tetapi, dengan kedatangan pak Gubernur, warga semua merasa senang,” katanya saat dihubungi Harian Tabagsel melalui sambungan Whatsapp. 

Kades juga mengungkapkan bahwa kehadiran Gubernur Bobby memberikan momentum yang sangat harmonis dengan para warganya di posko pengungsian, bagaimana tidak, orang nomor satu di Sumatera Utara telah datang melihat kondisi mereka pasca bencana alam tersebut.

“Banyak warga saya memeluk Pak Gubernur, kami merasa Pak Bobby sedang datang bersilaturahmi dengan kami, meski saat suasana duka, akan tetapi kami senang dikunjungi Pak Gubernur,” ucap Kepala Desa Tandihat kepada Harian Tabagsel, Senin (29/12/2025) sore.

Kades menambahkan setelah berkunjung ke posko pengungsian, Gubernur Bobby juga secara langsung ikut meninjau lokasi Hunian Tetap (Huntap) yang akan di bangun untuk semua warga Desa Tandihat setelah bencana alam yang menimpa perkampungan mereka.

Dilansir dari media sosial Facebook Bobby Nasution menuliskan :

Saya dan istri juga berkunjung ke salah satu posko pengungsian bencana warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan untuk melihat kondisi warga kami yang terdampak bencana tanah retak dan longsor.

Tidak jauh dari lokasi pengungsian, kami juga meninjau lahan yang rencananya akan dijadikan lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak. Tentunya kami memilih dan memastikan lokasi hunian tetap di zona aman dan sesuai aspek geologis. (Saipul Bahri Siregar-HT)