PADANG LAWAS, hariantabagsel.com– Musda Golkar Sumut sudah usai dengan menghadirkan Andar Amin Harahap sebagai Ketua terpilih secara aklamasi. Kini giliran kabupaten/kota yang akan menentukan siapa yang akan dipilih menjadi ketua DPD Golkar tingkat II.
Salah satunya adalah Kabupaten Palas yang saat ini sudah lebih dari setahun di jabat Plt dan dalam waktu dekat juga akan melaksanakan Musda.
Palas sudah lama dikenal sebagai salah satu lumbung suara Golkar dari beberapa kali perhelatan pesta demokrasi. Ini dibuktikan dengan pemimpin eksekutif dan legislatif berasar dari partai pohon beringin ini.
Beberapa waktu belakangan ini sudah muncul nama-nama yang akan bertarung memperebutkan posisi Beringin 1 Palas. Nama yang muncul juga bukan sekedar nama biasa tetapi memiliki pengaruh serta latar belakang yang mumpuni.
Seperti Arfan Habibi Tanjung, selain pengurus Golkar Palas, dia adalah menantu mantan Bupati Palas, TSO yang juga merupakan Ketua PG Palas sebelumnya.
Kemudian nama lainnya yang juga tidak kalah mentereng adalah Bomertua Hasibuan. Nama ini juga tak kalah pamornya, karena yang bersangkutan merupakan adik dari Bupati Palas saat ini Putra Mahkota Alam (PMA).
Ada satu nama lainnya yang merupakan tokoh muda yang berhasil merangsek ke posisi atas dengan mengawali karirnya dari bawah.
Yaitu Amran Pikal Siregar yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Palas dan juga Sekretaris PG Palas.
Hanya saja usai Musda tingkat Provinsi usai, informasinya Amran Pikal Siregar sudah diminta agar mengisi posisi di kepengurusan Sumut untuk mendampingi Ketua Terpilih Andar Amin Harahap.
“Saya sebagai kader siap saja dan menyerahkan sepenuhnya instruksi dari pimpinan partai. Mau tetap di Palas atau jadi pengurus provinsi kita siap,” ujar pria yang akrab di sama Ampi ini.
Apalagi dalam komposisi kepengurusan nantinya di Sumut, besar kemungkinannya Ampi bakal ditarik ke Tingkat I sebagai perwakilan dari wilayah Tabagsel.
“Tokoh-tokoh senior sudah meminta agar saya dimasukkan dalam kepengurusan Tingkat I. Tetapi kembali ke Ketua Andar Amin Harahap. Saya sepenuhnya menyerahkan kepada beliau apapun itu keputusannya,” katanya.
Apalagi pria yang sudah tiga kali berturut terpilih sebagai anggota DPRD Palas sejak 2014 hingga kini juga diketahui mempunyai kedekatan dengan tokoh senior Golkar, Yasir Ridho Lubis, jadi kemungkinan dia bakal di tarik ke provinsi semakin besar kemungkinannya.
“Saya juga sudah pernah menjabat berbagai posisi di legislatif mulai dari ketua fraksi, komisi, ketua DPRD dan sekarang wakil ketua selama 3 kali periode di DPRD Palas, sementara di partai saya mengawali karir mulai dari pengurus kecamatan hingga sekarang Sekretaris Tingkat II. Jadi saya siap saja jika diminta untuk nantinya naik ke Tingkat I baik itu sebagai pengurus atau Pilcaleg nantinya atau tetap di tingkat II untuk membesarkan partai,” tegasnya.
Sementara itu ketika ditanya tentang dua figur yang muncul untuk memperebutkan posisi Beringin 1 Palas, Amran Pikal Siregar menilai bahwa keduanya sama-sama kuat dan memiliki integritas yang bagus dan keduanya layak sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Palas.
“Keduanya sosok dan tokoh yang sangat layak dan mumpuni untuk membesarkan Golkar baik Arfan maupun Bomer. Keduanya memiliki kelayakan dan punya kans besar untuk membesarkan Golkar Palas kedepan,” nilainya.
Tapi kata Amran, perlu juga di ingat bahwa dalam tataran berpartai di Golkar, musda bukan ajang komptisi tapi ajang konsolidasi partai dengan tujuan untuk menjadikan Partai Golkar semakin solid dan besar mulai tingkat pengurus kabupaten hingga desa.
Sesuai tahapan PO Golkar dalam waktu dekat akan dilaksanakan Musda DPD Tingkat 2 hingga tingkatan lengrus kecamatan.
Berikut profil singkat perjalanan karir Amran Pikal Siregar di DPRD Palas selama 12 tahun terakhir atau sejak 2014.
Anggota DPRD Palas periode 2014-2019 (pernah menjabat Ketua Fraksi dan Komisi).
Menjabat Ketua DPRD periode 2019-2024.
Sekarang menjabat Wakil Ketua DPRD periode 2024-2029. (Parlin Pohan-HT)
