MEDAN – Di tengah hiruk-pikuk agenda pembangunan infrastruktur dan dinamika politik yang menyita perhatian publik Sumatera Utara, Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution menyelipkan pesan mendalam yang menyentuh akar sejarah bangsa.
Menerima audiensi pengurus Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHD 45) Sumut di Kantor Gubernur, Senin (27/7/2026), Bobby menegaskan visi besarnya semangat juang ’45 bukan sekadar nostalgia, melainkan bahan bakar utama percepatan pembangunan Sumut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan sekaligus perkenalan kepengurusan DHD 45 yang baru. Harapan kami, setelah pelantikan nantinya, kita dapat terus menumbuhkan semangat juang ’45. Kita ingin segala program DHD 45 memiliki jiwa perjuangan yang dapat dikolaborasikan dengan visi dan misi pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ujar Bobby dengan tegas.
Pernyataan ini bukan sekadar seremonial. Di tengah gencarnya pembangunan fisik dari perbaikan jalan di Kepulauan Nias hingga penguatan infrastruktur merata Bobby menyadari bahwa kemajuan tanpa karakter bangsa bagaikan gedung tanpa fondasi.
DHD 45, sebagai organisasi pembudayaan nilai kejuangan, menjadi mitra strategis untuk memastikan generasi penerus tidak kehilangan akar sejarah di tengah arus modernisasi.
Ketua Umum DHD 45 Sumut, Mayjen TNI (Purn) Muhammad Hasyim, yang terpilih kembali secara aklamasi untuk masa bakti 2026–2031, menyambut baik sinergi ini.
Dalam audiensi yang juga dihadiri jajaran pengurus inti, Hasyim memaparkan sejumlah program strategis yang dirancang untuk membumikan nilai-nilai kepahlawanan di kalangan milenial dan Gen Z.
