MANDAILING NATAL, HARIAN TABAGSEL.com– Musibah kebakaran terjadi di Lorong 6 Desa Huta Puli, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (1/11) sekitar pukul 21.30 WIB. Sedikitnya, dilaporkan ada sebanyak 4 rumah yang hangus di lahap si jago merah dan satu warga dilarikan ke Puskesmas Siabu.
Camat Siabu, Syukur Soripada dan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Madina Martua Efendi Matondang membenarkan musibah kebakaran tersebut.
“Iya benar, telah terjadi kebakaran di Lorong 6, Desa Huta Puli, Kecamatan Siabu,” kata Syukur dan Martua saat dikonfirmasi Kamis (2/11).
Syukur mengatakan 4 rumah yang terbakar masing-masing 3 bangunan papan dan 1 rumah semi permanen.
Adapun keempat rumah yang terbakar yakni rumah milik Almarhum Agam Simatupang atau yang saat ini ditinggali Irfansyah (25). Rumah bangunan papan dengan ukuran 7×15 meter ini pun ludes terbakar.
Kemudian, rumah milik Khairuddin (49) tahun, bangunan semi permanen ukuran 7×18 meter. Lalu rumah Umak Sambut/Nawal (65), bangunan rumah papan ukuran 5x 6meter dan rumah Dayani (65) tahun, bangunan rumah papan ukuran 5×7 meter.
Syukur mengatakan kobaran api berhasil dipadamkan lebih kurang sekitar satu jam dengan bantuan dua unit mobil Damkar yang datang dari pos Siabu dan Panyabungan serta dibantu masyarakat dengan menggunakan peralatan seadanya.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.20 WIB,” katanya.
Untuk penyebab kebakaran belum dapat dipastikan namun diduga karena korsleting listrik yang berasal dari salah satu rumah korban.
“Diduga berasal dari korsleting arus listrik dari rumah Alm Agam Simatupang,” ujarnya.
Dalam musibah ini, tidak ada korban jiwa namun ada salah satu warga yang turut dilarikan ke Puskesmas Siabu. Syukur mengatakan warga itu bernama Koiman. Ia mengalami luka akibat kesetrum listrik saat proses upaya pemadaman.
“Korban jiwa nihil, namun 1 orang masyarakat bernama Koiman terkena strum (kesetrum) arus listrik pada saat membantu memadamkan api. Sekarang sudah di bawa ke Puskesmas Siabu,” jelasnya.
Adapun untuk kerugian material diperkirakan lebih kurang Rp 300 juta.
Sementara, Kabid Damkar Martua Efendi Matondang menambahkan, musibah kebakaran ini hendaknya menjadi pelajaran bagi semua lapisan masyarakat di Kabupaten Madina. Ia pun mengingatkan agar selalu memperhatikan kondisi instalasi listrik yang ada di dalam rumah.
“Bagi rumahnya yang sudah lama dan belum pernah direnovasi terkait pembaharuan instalasi arus listrik, baiknya memperbaharui ke instalasi yang baru,” imbau Martua. (Rul/Zak)
