PADANGSIDIMPUAN, HARIAN TABAGSEL.com– Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Ahmad Rizki Hariri Hasibuan, SSTP, MSP, yang diwakili Kabid PTK, Rudy Iswandhi, S.Pd menutup secara resmi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kota Padangsidimpuan pada Rabu (7/8/2024) di Aula MAN 2 Sadabuan Padangsidimpuan.
Panitia penyelenggara FTBI Rudy Iswandhi Lubis, S.Pd di dampingi Kasi Kebudayaan Andi Hakim, S.Pd. mengatakan FTBI ini di ikuti 64 orang pelajar SD dan 106 orang pelajar SMP dengan 7 bidang lomba yang berlangsung pada 5-7 Agustus 2024.
FTBI merupakan program Kementerian Pendidikan yang merupakan bagian dari kegiatan diseminasi pelindungan bahasa yang diharapkan mampu menjadi media untuk menyosialisasikan kegiatan pelindungan bahasa daerah yang dilaksanakan oleh Badan Bahasa dan Pemerintah Daerah, terutama revitalisasi bahasa daerah yakni bahasa Angkola.
Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan bahasa ibu dari daerah diseluruh Indonesia yang diinisiasi oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
“Dari Festival ini diharapkan lahir anak-anak yang punya talenta yang memahami budaya lokal dan kearifan lokal, terutama bahasa Angkola.” ucapnya.
Rudy menyebut pada FTBI tahun ini memperlombakan antara lain, lomba pidato/makkobar, tembang tradisi, baca pantun/puisi, menulis dan baca cerpen, dan pelawak tunggal, mendongeng/bercerita, dan lomba aksara Angkola.
“Peserta atau sekolah mengutus siswa sebagai peserta lomba tentunya sesuai yang mereka pelajari pada saat pembelajaran Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) yakni bahasa Angkola di sekolahnya,” ungkapnya.
Hadir diacara tersebut diantaranya Syaifuddin Zuhdi Harahap dari Balai Bahasa Sumut, Kepala Sekolah dan guru pendamping. Sementara juri Festival yakni Mangaraja Manaon Lubis, Sahala Baumi, Khatib Lubis, Fauziah Nasution. Bagi pemenang diberikan hadiah berupa Trophy, Piagam dan Uang pembinaan. (Anas)
