PADANGSIDIMPUAN, HARIAN TABAGSEL.com- Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota nomor 3, Dr. Hapendi Harahap, SH, SpN, MH-Gempar Nauli Hamonangan Nasution, SSos, MSP merupakan calon yang tepati janji bukan obral janji manis namun mengingkari.

Hal ini dibuktikan dengan kedatangan, Calon Walikota nomor 3, Hapendi Harahap didampingi Ketua Tim Kampanye, Abdul Rahman Harahap dan Sekretaris Tim Pemenangan, Sarifah Hanum Lubis, Minggu (20/10) ke Lingkungan Jalan Sinar Ujung, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.

Kedatangan Paslon nomor 3 ini ke masyarakat Nias adalah sebagai bentuk janji dan komitmen pada pertemuan sebelumnya pada 29 September 2024 lalu dengan Calon Wakil Walikota nomor 3, Gempar Nasution.

Dimana pada saat itu masyarakat Nias meminta bantuan kursi dan tenda yang akan dipergunakan STM Ono Niha. Serta meminta pemasangan lampu untuk warga Ono Niha dibelakang Akbid Matorkis.

Dalam kesempatan itu Calon Walikota Padangsidimpuan nomor 3, Hapendi Harahap menegaskan bahwa seluruh permintaan warga Ono Niha sudah dipenuhi semaksimal mungkin.

Kemudian Ketua Umum IPPAT Indonesia ini berharap semua warga Ono Niha satukan niat untuk memilih nomor 3 pada hari pemilihan tanggal 27 November nanti.

Hal ini kata Ketua Ikatan Alumni SMAN 3 Kota Padangsidimpuan, agar adanya keberlanjutan program pembangunan di komunitas warga Ono Niha ini. Tidak hanya sebatas permintaan sambil lalu saja.

“Maka jika diamanahkan Hapendi-Gempar memimpin Kota Padangsidimpuan periode 2024-2029 maka kita akan meningkatkan pembangunan di daerah ini. Baik itu jalan, jembatan, keadilan penerimaan bantuan program pemerintah dan lain sebagai yang dapat dirasakan dan dinikmati warga Ono Niha sebagai warga Kota Padangsidimpuan dan warga negara Indonesia,” tegasnya.

Agar itu semua terwujud, Hapendi sekali lagi mengingatkan warga Ono Niha agar memilih Paslon nomor 3 tanggal 27 November ini.

“Apa yang kami janjikan menjadi bukti bahwa kami bukan calon yang obral janji manis atau berjanji tanpa bukti maupun mengingkari. Lampu sudah dipasang, kursi dan tenda untuk STM sudah kita berikan. Kalau kami sudah jadi Walikota, jalan dan jembatan juga akan kita bangun,” tegasnya.

Ketua tim Kampanye Hapendi-Gempar, Abdul Rahman Harahap mengucapkan terima kasih atas antusiasme warga Ono Niha di Gang Sinar Ujung ini untuk bersama memilih Paslon nomor 3 tanggal 27 November nanti.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Padangsidimpuan ini mengingatkan warga Ono Niha agar semuanya memilih Paslon nomor 3, Hapendi-Gempar tangga 27 November nanti dengan tujuan semua permintaan dapat lebih mudah disampaikan dan dilaksanakan Hapendi-Gempar jika jadi Pemimpin Kota Padangsidimpuan periode 2024-2029.

“Bukan cuma permintaan seperti ini saja yang kita fasilitasi, pembangunan Gang Sinar Ujung ini juga akan kita bangun. Tapi agar itu bisa terwujud maka pilihlah Paslon nomor 3, Hapendi-Gempar tanggal 27 November nanti,” kata anggota DPRD Kota Padangsidimpuan ini.

Ina Mesa mewakili kaum ibu mengucapkan terima kasih atas komitmen Paslon Nomor 3, Hapendi-Gempar.

Dirinya meminta agar jika nantinya sudah terpilih dan dilantik jadi Walikota Padangsidimpuan agar tidak lupa dan berjanji membangun komunitas Ono Niha.

Terkhusus dirinya sangat senang karena permintaan pemasangan lampu di belakang Akbid Matorkis dipenuhi. Pasalnya sudah puluhan tahun sebanyak 15 KK dibelakang Akbid Matorkis yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari Akbid tidak ada lampu penerangan dari listrik.

Selanjutnya dirinya juga meminta kepada Hapendi-Gempar nantinya agar adil dan tidak ada diskriminasi dalam hal pemilihan penerima bantuan dari pemerintah.

Perwakilan dari kaum Bapak yakni Berkat Halawa juga mengucapkan terima kasih atas komitmen yang ditunjukkan Paslon nomor 3, Hapendi-Gempar.

Ditegaskannnya warga Ono Niha akan memberikan suara bahkan lebih dari 100 persen sebagai tanda bukti saling ketergantungan antara warga dan Hapendi-Gempar.

Dirinya berharap dibawah kepemimpinan Hapendi-Gempar nantinya semua keluh kesah warga Ono Niha ini bisa terselesaikan dan memberikan keuntungan kepada warga.

Diakhir, Ina Enna meminta kepada semua warga Ono Niha agar menyelipkan nama Hapendi-Gempar dalam setiap doa agar cita-cita dan niat yang diinginkan warga Ono Niha dan Hapendi-Gempar sama-sama terwujud untuk kemajuan Kota Padangsidimpuan.

“Selain memilih pada tanggal 27 November nanti kita juga harus berdoa. Karena apapun itu semua kita serahkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Berita sebelumnya, kekesalan dan kekecewaan yang dirasakan masyarakat Nias di Lingkungan Jalan Sinar Ujung, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara ditumpahkan pada saat temu ramah dengan Calon Wakil Walikota Padangsidimpuan nomor urut 3, Gempar Nauli Hamonangan Nasution, SSos, MSP, Minggu (29/9) di kediaman Ama Dion Halawa.

Pada kesempatan itu Amose Halawa perwakilan warga mengatakan bahwa sebelum berakhir masa jabatan Irsan Efendi Nasution sebagai Walikota datang ke lingkungan mereka untuk melihat kondisi pembangunan disana.

Bahkan dikatakannya pada saat itu dirinya langsung mengantarkan Irsan ke lokasi Jembatan yang diminta untuk di bangun.

Namun janji tinggal janji, hingga selesai masa bakti Irsan sebagai walikota, jembatan itu tidak pernah di bangun.

“Jembatan itu dulunya dibangun pondasi nya saja do tahun 2012 lalo oleh calon Walikota juga tapi kalah. Nah setelah Irsan Walikota kami juga sudah sampaikan keluhan kami, tapi sampai selesai jadi Walikota tidak ada di bangun sama sekali Jembatan itu,” katanya.

Akhirnya karena tidak ada perhatian pemerintah, maka dengan swadaya masyarakat jembatan itu dibangun dengan gotong-royong.

“Tapi namanya kami rakyat kecil ya kemampuan kami terbatas. Makanya kami berharap agar nantinya bisa dibangun jembatan ini oleh Hapendi-Gempar saat jadi pemimpin di Kota Padangsidimpuan,” harapnya.

Selain jembatan mereka juga mengeluhkan Jalan yang tidak dibangun. Bahkan mereka sangat sedih karena dianggap warga buangan.

“Ada Jalan aspal dibangun, tapi ada sekitar 50 meter lagi yang tidak dibangun menuju wilayah mereka dari wilayah tetangga. Apa salahnya dilanjutkan yang sedikit itu. Apa kami bukan Warna Negara Indonesia,” tanyanya.

Untuk itu dirinya bersama warga lainnya sekitar 120 KK berharap tidak lagi diberikan janji palsu, namun pembuktian yang perlu.

Mewakili tokoh naposo nauli bulung, Suwardi Waruwu meminta agar pemerintah membantu memberikan fasilitas seperti kursi dan tenda yang akan dipergunakan STM warga.

Dirinya juga berharap tidak lagi diberi janji palsu, namun pembuktian sebenarnya. Untuk itu mereka akan menagih janji Hapendi-Gempar jika nantinya terpilih.

Ina Dion dalam kesempatan itu juga mengatakan bahwa dirinya sudah dianggap keluarga oleh keluarga besar mantan Walikota pertama, Zulkarnaen Nasution.

Oleh karena itu dirinya mengajak seluruh warga Jalan Sinar Ujung untuk sama-sama berjuang dan memilih Paslon Nomor Urut 3, Hapendi-Gempar pada 27 November nanti.

Ama Dion menambahkan kehadiran Walikota pertama Kota Padangsidimpuan, Zulkarnaen Nasution ke tempat mereka sangat membanggakan.

Bahkan katanya Zulkarnaen Nasution adalah tokoh yang sangat besar andilnya dalam memajukan wilayah mereka.

Bahkan dirinya dengan sangat bangganya menceritakan pada saat Zulkarnaen Nasution sebagai Walikota, Ono Niha diundang khusus untuk ikut memeriahkan acara 17 Agustus dengan menampilkan budaya Nias seperti lompat batu dan lainnya.

“Makanya mari kita sama-sama memenangkan Paslon Hapendi-Gempar nomor 3 tanggal 27 November nanti, agar pembangunan yang sudah dilakukan Zulkarnaen Nasution akan dilanjutkan oleh putranya Gempar Nasution,” ujarnya.

Gempar Nasution pada kesempatan itu menceritakan tentang dirinya yang merupakan anak ketiga dari 4 bersaudara anak dari mantan Walikota Padangsidimpuan pertama, Zulkarnaen Nasution.

Istrinya adalah putri mantan Bupati Padang Lawas Utara, Bachrum Harahap dan juga istrinya adalah kakak dari mantan Bupati Padang Lawas Utara yang saat ini menjadi Anggota DPRRI, Andar Amin Harahap.

Dikatakannya dirinya sudah mengabdi kepada negara sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama lebih dari 20 tahun. Dengan modal ini dirinya ingin lebih luas lagi memberikan kontribusi membangun Kota Padangsidimpuan dan memberikan manfaat untuk masyarakat dengan mencalonkan diri sebagai Wakil Walikota berpasangan dengan Hapendi Harahap sebagai Walikota.

Keyakinannya untuk maju bahkan mengorbankan statusnya sebagai ASN dengan jenjang karir yang sangat terbuka ditambah usia yang masih sangat muda adalah karena dirinya menilai sosok Hapendi Harahap adalah sosok yang saat ini sangat dibutuhkan Kota Padangsidimpuan untuk menjadi semakin baik di masa depan.

“Beliau punya pengalaman luas, sosok yang berhasil di Jakarta. Punya koneksi dan jaringan di pemerintahan pusat seperti kementerian bahkan punya jaringan dengan dunia usaha atau investor dari luar negeri. Makanya saya yakin kolaborasi kami ini bisa membangun Kota Padangsidimpuan menjadi semakin baik,” katanya.

Soal keluhan Jalan dan jembatan, dirinya mengatakan jika mereka terpilih akan membangunnya sesuai dengan kemampuan APBD Kota Padangsidimpuan.

“Apalagi partai pengusung kita di DPR tentunya akan selalu mengingatkan kita nantinya jika kita terpilih untuk menjawab keluhan soal Jalan dan jembatan,” sebutnya.

Turut memberikan sambutan, mantan Walikota pertama Kota Padangsidimpuan, Drs. Zulkarnaen Nasution, mantan anggota DPRD Pap dari PDIP, Ali Hotma Tua.

Turut mendampingi Ketua Tim Pemenangan Hapendi-Gempar, Indra Sakti Tanjung, ST, Sekretaris yang juga anggota DPRD Pap dari PDIP, Sarifah Hanum Lubis, Ketua DPC Partai Demokrat, Abdul Rahman Harahap dan sejumlah tim pemenangan lainnya. (PAP)