PADANGSIDIMPUAN, HARIAN TABAGSEL.com– Peringatan Sumpah Pemuda ke – 96 tahun 2024 di Kota Padangsidimpuan mendadak heboh.

Pasalnya, saat berlangsungnya upacara peringatan Sumpah Pemuda yang dilaksanakan Pemerintah Kota Padangsidimpuan di Stadion H.M Nurdin Kecamatan Padangsidimpuan Selatan ini terlihat spanduk terpampang yang bertuliskan “Copot Kadispora” yang ditujukan kepada Pj. Walikota Padangsidimpuan, Timur Tumanggor dan seluruh Forkopimda yang hadir saat berlangsungnya Peringatan Sumpah Pemuda.

Kehadiran spanduk yang dibentangkan pemuda Kota Padangsidimpuan di Stadion H.M Nurdin ini sontak menjadi perhatian Forkopimda dan peserta Peringatan Sumpah Pemuda Ke – 96 tahun 2024, apalagi spanduk yang bertuliskan Copot Kadispora ini dibentangkan para pemuda Kota Padangsidimpuan saat berlangsungnya Peringatan Sumpah Pemuda.

Salah satu pemuda yang ikut dalam aksi membentangkan spanduk Copot Kadispora di Peringatan Sumpah Pemuda ini membenarkan aksi tersebut.

Menurutnya, gerakan ini sebagai aspirasi kekecewaan Pemuda Kota Padangsidimpuan terhadap Kadispora Kota Padangsidimpuan, Ali Hotman Hasibuan yang dinilai kurang maksimal melibatkan Pemuda Kota Padangsidimpuan untuk acara – acara Kepemudaan.

“Gerakan ini merupakan luapan kekecewaan kita terhadap Kadispora Kota Padangsidimpuan, Ali Hotman Hasibuan yang dinilai kurang maksimal melibatkan Pemuda Kota Padangsidimpuan untuk acara – acara yang bersifat Kepemudaan,” ungkap Hasmar Siregar kepada media ini melalui sambungan telepon Whatsapp, Senin (28/10) siang.

Selanjutnya, Hasmar Siregar menjelaskan, bahwa, 2 tahun belakangan ini Dispora Kota Padangsidimpuan yang dipimpin Ali Hotman Hasibuan ini dinilai tidak bisa berkomunikasi dengan baik dengan Pemuda yang ada di Kota Padangsidimpuan ini, khususnya untuk acara – acara yang sifatnya Kepemudaan.

“Apalagi, Kami menilai dan melihat, sebulan belakangan ini begitu rumit dan sulit persiapan Peringatan Sumpah Pemuda tahun 2024 ini,” tambah Hasmar Siregar.

“Untuk itu kami meminta supaya Pj. Walikota Padangsidimpuan, Timur Tumanggor supaya mengevaluasi kinerja Kadispora Ali Hotman Hasibuan, bila perlu secepatnya dicopot karena tidak mampu berkomunikasi dan bekerja sama dengan Pemuda untuk memajukan Kota kita tercinta ini Kota Padangsidimpuan,” tambah Hasmar Siregar.

Untuk diketahui, gerakan aksi membentangkan spanduk Copot Kadispora ini digelar para Pemuda Kota Padangsidimpuan di dua titik, yakni saat berlangsungnya Peringatan Sumpah Pemuda di dalam stadion H.M Nurdin dan usai pelaksanaan Peringatan Sumpah Pemuda di luar Stadion H.M Nurdin. (REN)