PADANGSIDIMPUAN, HARIAN TABAGSEL.com– Persoalan Kadispora, Ali Hotman Hasibuan yang sudah menjadi pergunjingan dimana-mana, baik itu dugaan pemotongan gaji tenaga honorer hingga yang terkini tidak melibatkan kelompok pemuda dalam setiap kegiatan, membuat sejumlah kelompok pemuda mendesak segera mencopot jabatan Kadispora, Ali Hotman Hasibuan.
Sebelumnya pada peringatan Hari Sumpah Pemuda sejumlah pemuda membentang spanduk berisikan copot Kadispora.
Kemudian, Jumat (1/11) sekelompok pemuda melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Walikota yang menuntut Pj Walikota, Timur Tumanggor segera menonaktifkan Ali Hotman Hasibuan dari jabatannya sebagai Kadispora.
Gerakan ini sebagai aspirasi puncak kekecewaan Pemuda Kota Padangsidimpuan terhadap Kadispora Kota Padangsidimpuan, Ali Hotman Hasibuan yang tidak maksimal melibatkan Pemuda Kota Padangsidimpuan untuk acara-acara Kepemudaan.
Selama dua tahun terakhir ini Kadispora, Ali Hotman Hasibuan tidak bisa berkomunikasi dengan baik dengan para pemuda yang ada di Kota Padangsidimpuan khususnya untuk acara-acara yang sifatnya melibatkan pemuda.
“Untuk itu kami meminta supaya Pj Walikota Padangsidimpuan Timur Tumanggor supaya menonaktifkan Kadispora, Ali Hotman Hasibuan, karena tidak mampu berkomunikasi dan bekerja sama dengan Pemuda untuk memajukan Kota kita tercinta ini Kota Padangsidimpuan,” kata mereka.
Aksi unjuk rasa kelompok pemuda ini diterima Asisten 1, Iswan Nagabe Lubis meskipun pemuda meminta Pj Walikota langsung yang menerima aksi mereka.
Dalam kesempatan itu, Iswan mengatakan menerima semua aspirasi yang disampaikan oleh kelompok pemuda.
Terkhusus masalah Kadispora, Ali Hotman Hasibuan, Pemko Psp katanya sudah melaksanakan tahapan diantaranya teguran lisan dan tertulis kepada Ali Hotman Hasibuan.
Dijelaskannya bahwa tidak semudah itu untuk melakukan pencopotan, karena ada tahapan dan mekanisme yang harus dilakukan.
“Setahu kami tahapan itu sudah dilakukan. Begitupun sebenarnya ini hanya misskomunikasi saja. Dengan duduk bersama saya pikir bisa dicarikan jalan keluarnya,” ungkapnya.
Usai menerima jawaban dari Asisten 1, kelompok pemuda ini kemudian membubarkan diri. Namun akan kembali melakukan aksi minggu depan untuk terus mendesak Pj Walikota segera menonaktifkan jabatan Kadispora, Ali Hotman Hasibuan. (PAP)
