PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com- Sebanyak 30 orang Palang Merah Remaja (PMR) Wira atau setingkat SMA yang akan mengikuti kegiatan Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) ke 5 tingkat Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Langkat, di lepas Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padangsidimpuan, Rizki Halomoan Pulungan mewakili Plt. Ketua Novan Efendy Siregar.
Acara pemberangkatan Kontingen Kota Padangsidimpuan ini di hadiri orang tua dan keluarga peserta, beberapa guru, pembina PMR dari sekolah dan Pengurus PMI Padangsidimpuan. Acara ini berlangsung di halaman Markas PMI Cabang Kota Padangsidimpuan Jln FL Tobing No.10 A pada Senin (16/6/2025) malam.
Pimpinan Kontingen Palang Merah Remaja PMI Kota Padangsidimpuan, Rizki Halomoan Pulungan dalam pidatonya menyampaikan bahwa Kontingen Padangsidimpuan berjumlah 40 orang yakni 30 orang PMR yang berasal dari Sekolah SMA Negeri dan Swasta, SMK Negeri dan Swasta serta Madrasah Aliyah Negeri, pendamping putra dan putri, fasilitator putra dan putri, Pembina PMR dan 1 orang peninjau. Jadwal acara yakni tanggal 17-22 Juni 2024 di Lemcadika Kwarcab Kabupaten Langkat.
Jumbara PMR merupakan acara yang diselenggarakan oleh PMI Provinsi berlangsung sekali dalam 4 tahun. Kegiatan ini menjadi salah satu strategi pembinaan, pengembangan, dan evaluasi bagi anggota PMR, dan juga menjadi salah satu wujud mandat PMI sesuai UU Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.
Tujuan diadakannya Jumbara PMR adalah untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan jiwa kerelawanan anggota PMR. Tentu, sekaligus ajang untuk mempererat silaturrahmi dan solidaritas antar anggota PMR.
Sebab, kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan anggota PMR dalam mengembangkan kapasitas, keterampilan, dan sikap positif. Meningkatkan Kapasitas PMR sebagai pendidik remaja, sehingga mampu menjadi Penggerak bagi remaja lainnya.
Rizki Halomoan juga mengatakan bahwa keberadaan PMR Kota Padangsidimpuan sangat disambut baik oleh masyarakat. PMR memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap sesama sejak dini.
Anggotanya diajarkan untuk peka terhadap penderitaan orang lain, baik dalam situasi darurat seperti bencana alam maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap agar jiwa kepalangmerahan tertanam terus pada diri adek-adek, membantu dan menolong tanpa membedakan suku, agama. Terus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan teruslah berbuat baik dengan ikhlas,” ucapnya.
Sebelumnya perwakilan orang tua siswa, Lailar Rusdi Nasution berpesan agar peserta Jumbara PMR menjaga nama baik sekolahnya dan Kota Padangsidimpuan, tetap solid dalam satu tim, menjaga kesehatan serta menjadi yang terbaik dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan panitia. Tetap membangun komunikasi dengan sesama anggota, begitu juga dengan pembina, pendamping serta fasilitator.
“Sekarang kalian membawa nama Kota Padangsidimpuan, untuk itu berbuatlah yang terbaik untuk Kota ini, untuk Sekolah, untuk untuk orang tua dan dirimu sendiri. Jaga sikap dan perilaku serta jaga kesehatan,” sebut Lailar.
Di penghujung sambutannya, ia mewakili orang tua peserta menitipkan anak-anak PMR kepada pimpinan kontingen dan pendamping untuk tetap membimbing dan mengawasi serta teriring doa semuanya kembali dengan selamat. (Anas Nasution)
