PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com- Kelangkaan gas elpiji ukuran 3 Kg membuat masyarakat Kota Padangsidimpuan semakin resah, pasalnya sudah langka barangnya, harga mencekik tentunya membuat masyarakat menjerit.
“Hari ini saya sudah kemana-mana mencari gas 3 Kg, tapi barangnya nggak ada, kalau adapun harganya selangit yaitu Rp 30 ribu/tabung,” ujar Ali warga Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Selasa (17/6) malam.
“Ini pun dari siang saya disuruh istri untuk mencari gas elpiji ini, baru ini dapat, tapi harganya pun Rp 30 ribu/tabung,” tambah bapak satu anak ini dengan nada kesal.
Ali meminta supaya Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui dinas terkait secepatnya melihat dan merasakan penderitaan masyarakat Kota Padangsidimpuan atas kejadian ini. Karena masyarakat semakin menjerit dengan harga sebesar Rp 30 ribu/tabung gas elpiji.
Hal senada juga disebutkan Farida Jambak (48), yang mengatakan, ekonomi sudah susah, tabung gas langka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, belum lagi harga yang mencekik untuk tabung gas elpiji 3 Kg Rp 30 ribu.
“Harga tabung gas elpiji 3 Kg ini sampai Rp 30 ribu. Jelas sangat memberatkan masyarakat, khususnya kita kaum ibu yang selalu membutuhkan tabung gas ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelas Farida yang akrab disapa kesehariannya.
Farida juga berharap kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe dan Harry Pahlevi mencari solusi atas kelangkaan yang menyebabkan harga tabung gas elpiji ukuran 3 Kg ini melambung tinggi yang menjadi masyarakat semakin susah.
“Karena gas elpiji ukuran 3 Kg ini sangat dibutuhkan masyarakat,” papar Farida. (Rahmat Efendi Nasution)
