TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com- Masyarakat Parsadaan Siregar, Siagian, Boru dohot Bere Keturunan Djaindo Ramba Joring melakukan Aksi Demonstrasi di PT Agincourt Resource (PTAR), Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (28/07/2025).
Demonstran membawa Spanduk Bertuliskan, PTAR Batangtoru diduga Berhianat!!!, Stop. Pembodohan dan Pembohongan terhadap Masyarakat Parsadaan Siregar, Siagian, Boru dohot Bere Keturunan Djaindo Ramba Joring, kurang kebih 10 Tahun tidak kunjung menerima Ganti Rugi atas Tanah Hak Mereka”, begitulah tertulis bacaan di baliho yang dibawa para aksi pengunjuk rasa.
Aksi unjuk rasa yang berlangsung di PTAR, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan diwarnai dengan pertunjukan drama dari para pengunjuk rasa.
Drama aksi para pengunjuk rasa dimulai dari mengumpulkan beberapa aktor, akting, dialog dan adegan.
Para pengunjuk rasa menggambarkan beberapa orang yang diduga terlibat atas penguasa lahan berkisar 190 hektar yang diduga dikuasai PTAR sementara hak-hak Masyarakat belum terpenuhi.
Adapun aktor yang disiapkan seperti, Pamarettah (Pemerintah), Badan Pertanahan (BPN), Pengusaha dan Masyarakat.
Drama aksi pengunjuk rasa dimulai dari akting dari salah satu pengunjuk rasa, “Saya lihat ada Tanah Luas ini berkisar 190 Hektar, Cocok untuk dibuat PTAR, Katanya Kepada Pamarettah, seterusnya Pamarettah menjawab ia sangat Cocok, Masyarakat itu Bodoh, Gak tahu hukum, Bisa kita amankan itu, aman itu jawabnya”, begitulah Narasi vidio yang beredar di platform Sosial Media Facebook akun Marissa Harianja.

Aksi unjuk rasa ini menuntut agar PTAR membayar Hak dan Ganti Rugi lahan yang diduga dikuasai PTAR, mereka juga menduga PTAR telah memperkosa hak-hak mereka karena belum diganti rugi perusahaan dalam kurun waktu Kurang lebih selama 10 Tahun.
Berbagai komentar dari pengikut Marissa Harianja, diantaranya dari akun Hasibuan RHa menuliskan, Perjuangkan Keadilan Walaupun Langit Runtuh, tulisnya di kolom komentar.
Hingga berita ini dikirimkan ke meja redaksi, belum ada tanggapan dari Humas PTAR, saat dimintai keterangan dan tanggapan oleh Wartawan Harian Tabagsel atas Aksi Demonstrasi/Unjuk rasa yang dilakukan Masyarakat Parsadaan Siregar, Siagian, Boru Dohot Bere Keturunan Djaindo Ramba di PTAR, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. (Saipul Bahri Siregar)


