Andrew Amanah Hasibuan: Mahasiswa Pascasarjana Kenotariatan UMSU

Nasionalisme seharusnya memiliki konsep yang kompleks dan multidimensi, sering kali digunakan untuk menggambarkan rasa cinta dan kesetiaan terhadap negara dan bangsa ini. Namun, dalam praktiknya, nasionalisme dapat memiliki makna yang berbeda-beda tergantung pada konteks dan interpretasi masing-masing individu atau kelompok. Dalam tulisan ini, kita akan membahas tentang bagaimana menjadi nasionalisme sejati di negeri ini dan simbol bendera One Piece sebagai kritik terhadap praktik nasionalisme yang sempit dan eksklusif.

Nasionalisme sejati di negeri ini bukan hanya tentang mengibarkan bendera Merah-Putih, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, atau mengucapkan slogan-slogan patriotis seperti para politisi.Mereka sang negarawan sejati yang mengatakan belah dada saya yang kemudian besok lusa dilantik menjadi menteri,wakil menteri dan komisaris padahal itu bukan keahliannya. Nasionalisme sejati di negeri ini tentunya adalah rasa tanggung jawab dan kesetiaan terhadap negara dan bangsa Indonesia, serta berusaha untuk membangun dan memajukan masyarakat yang lebih baik. Nasionalisme sejati di negeri ini tentunya harus menghargai dan menghormati keragaman budaya, agama, dan suku bangsa yang ada di Indonesia.

Namun, apakah kita harus menjadi nasionalisme sejati dikala nasionalisme di Indonesia menjadi sempit dan eksklusif, hanya memprioritaskan kepentingan kelompok tertentu lalu mengabaikan hak-hak dan kepentingan kelompok lain. Tentunya Nasionalisme yang sempit dan eksklusif di negeri ini dapat menyebabkan diskriminasi, intoleransi, dan bahkan kekerasan terhadap kelompok minoritas atau mereka yang dianggap sebagai orang luar. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk muhasabah sudah sejauh mana praktik mereka tentang policy/kebijakan yang hadir untuk warganya.

Negara yang selalu percaya diri memberikan klaim hadir untuk setiap warganya melalui program berbungkus proyek KKN didalamnya tak pernah tersadar oleh kebijakan program nya yang kadang menyengsarakan warganya.Negeri ini tentunya masih menghadapi banyak tantangan dalam memenuhi kebutuhan dan harapan warganya.Kapan sebenar-benarnya Negara hadir untuk warganya dalam keadaan serius dan sadar. Negara yang tak pernah hadir untuk warganya dapat dilihat dari berbagai aspek, seperti kurangnya akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan dan keamanan. Hal ini dapat menyebabkan kesenjangan sosial, kemiskinan, dan ketidakadilan. Oleh karena itu, penting untuk menuntut negara agar lebih responsif dan akuntabel terhadap kebutuhan dan harapan warganya.

Menjadi Bagian dari Perubahan di Indonesia melalui simbol bendera One Piece adalah bentuk kritik terhadap negara. Sebagai bentuk rasa kecewa terhadap negara simbol bendera One Piece tentu bukanlah bentuk makar terhadap negara,akan tetapi bentuk refleksi dan kritik terhadap negara agar selalu ada untuk rakyatnya sesuai perintah UUD 1945.Untuk menjadi bagian dari perubahan itu, kita perlu memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap isu-isu sosial dan politik yang ada di negara kita. Kita perlu membangun rasa kesetiaan dan tanggung jawab terhadap negara dan bangsa Indonesia, serta berusaha untuk memajukan masyarakat yang lebih baik. Kita juga perlu memberikan saran dan kritik yang baik yang baik demi perubahan negara kearah yang lebih baik. (***)