PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com- Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe menyatakan sebagai warga negara yang baik dan taat hukum dirinya menghadiri sesi pemeriksaan oleh KPK RI.
Hal ini dikatakannya saat menjawab pertanyaan Harian Tabagsel di Koridor DPRD Kota Padangsidimpuan dengan tergesa-gesa usai menghadiri Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Hut RI ke-80 di ruang Paripurna DPRD Kota Padangsidimpuan, Jum’at (15/8/2025).
“Kita warga negara yang baik dan taat hukum, dan 800 Juta kalian lebih tahu,” kata Letnan berulang-ulang sampai tiga kali mengatakan kalian lebih tahu kepada media ini saat dikonfirmasi terkait pemeriksaannya oleh penyidik KPK beberapa hari yang lewat.
Dan saat ditanya apa saja yang dipertanyakan pihak penyidik KPK, sambil berjalan meninggalkan ruang sidang paripurna DPRD Kota Padangsidimpuan dengan pengawalan ajudan, staf dan Satpol PP, Letnan mengatakan, tanyakan langsung kepada penyidiknya.
Letnan juga mengatakan, kalian lebih tahu, kalian lebih tahu, kalian lebih tahu, berulang- ulang saat menjawab konfirmasi media ini terkait issue yang beredar, bahwa pernah menerima aliran dana sebanyak Rp800 Juta terkait kasus korupsi pembangunan jalan di Sumut sekaitan dengan OTT Kadis PUPR Sumut dan Kontraktor PT DNG.
Sebelumnya, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe dipanggil KPK sebagai saksi pengusutan proyek pembangunan jalan di wilayah Sumatera Utara bertempat di kantor KPPN jalan Kenanga No. 50 Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Rabu (13/8/2025)
Dari hasil pantauan wartawan, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe diperiksa KPK mulai dari pagi sampai sore di Kantor KPPN. Hal ini dibuktikan d saat Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe keluar dari kantor KPPN usai menjalani pemeriksaan oleh KPK, sekitar pukul 18.00 Wib.
Saat keluar dari kantor KPPN, terlihat, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe memakai kemeja putih, peci hitam dan memakai masker dengan gestur tubuh yang panik dan tegang meninggalkan kantor KPPN dengan menaiki mobil Toyota Avanza warna hitam dengan plat nomor BK 1857 AFF. (Rahmat Efendi Nasution)


