PADANG LAWAS, hariantabagsel.com– Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Padang Lawas sepertinya acuh terhadap kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025 ini yang digelar Pemda Padang Lawas. Bukannya mendukung, malah Kemenag yang dikepalai Kasman Pulungan, SAg ini menggelar giat peringatan Hari Santri versi sendiri.

Tidak seperti biasanya, pemandangan ini tentu terlihat janggal. Satu sisi Pemda, Forkopimda dan para Pimpinan Pondok Pesantren se-Padang Lawas membuat giat peringatan HSN dipusatkan di Kecamatan Sosa Julu.

Di sisi lain, Kemenag membuat versi sendiri yang dipusatkan di Lapangan MTsN Sibuhuan. Pesertanya melibatkan Pegawai Kemenag hingga madrasah dibawah naungan Kemenag.

Diduga HSN versi Kemenag merupakan ego tinggi seorang Kepala Kantor. Hingga ogah menghadiri acara HSN versi Pemda.

Hal itu dibuktikan dengan enggannya Kakan Kemenag menghadiri acara pembukaan peringatan HSN versi Pemda, yang diawali dengan pembukaan perkemahan pramuka santri, Minggu (19/10) kemarin. Disitu kepala KUA Hutaraja Tinggi hadir yang diutus Kakan Kemenag.

“Kalau terkait hubungan (tidak harmonis dengan Pemda) itu saya tidak tahu, pimpinanlah yang lebih tahu itu. Memang kita buat acara peringatan hari santri sesuai perintah Kakan Kemenag dan berdasarkan Surat Edaran Kementerian Agama. Sama seperti peringatan hari 17 Agustus, disana bikin acara, disini pun bikin acara,” jelas KTU Kemenag Ahmad Saidi Hasibuan yang dikonfirmasi, Senin (20/10). 

Kepala MTsN 1 Sibuhuan, Hj Mahnidar Azwarni Nasution sebelummya juga membenarkan upacara peringatan hari santri versi Kemenag digelar di Lapangan MTsN/MAN Sibuhuan. Soal keterlibatan atau hubungan komunikasi antara Kakan Kemenag dengan pihak Pemda, itu diluar kapasitas Kepala Madrasah dibawah pimpinan Kemenag.

“Memang arahan pimpinan Kakan upacara Hari Santri dibawah naungan Kemenag dilaksanakan di lapangan MTsN dan MAN. Kenapa kami menggelar acara sendiri, ya itu arahan pimpinan. Bagaimana hubungan Kakan Kemenag dengan Pemda itu tidak tahu,” tandas Kepala MTsN Sibuhuan ini. 

Sementara pengakuan panitia versi Pemda, HSN yang digelar tentu saja melibatkan semua pihak. Termasuk Kemenag Padang Lawas.

Sementara Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Lawas, Musa Irwan Hasibuan mengaku semua Pimpinan Forum Komunikasi tentu saja diundang. Bahkan juga menyurati kesediaan Kakan Kemenag memberikan kata-kata sambutan di HSN tersebut.

“Undangan ada kita sampaikan. Bahkan kita surati juga untuk kesediaan memberikan kata sambutan. Karena bagaimanapun HSN ini kan ranahnya Kemenag,” ujar Musa. (Parningotan Aritonang-HT)