TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com– Itak Pohul-Pohul Kue tradisionil yang berasal dari wilayah Tapanuli Bagian Selatan, jadi salah satu yang diperlombakan dalam rangka memeriahkan hari jadi ke 75 Kabupaten Tapanuli Selatan. Lomba membuat itak pohul-pohul ini salah satu bidang pada Festival Seni Budaya antar Pelajar dan Guru se Tapanuli Selatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan. Perlombaan ini berlangsung pada 14 s/d 16 Nopember 2025 di Lapangan Bola Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Selatan Efrida Yanti Pakpahan, STP, MM melalui Ketua Panitia Festival Kabid Kebudayaan Hotma Rido Ranto Siregar, S.Ag. M.S.I pada Jumat (14/11/2025) mengatakan bahwa peserta Lomba merupakan utusan sekolah SD, SMP, SMA sederajat.

“Itak pohul-pohul adalah penganan atau kue yang di suguhkan pada kegiatan adat budaya di tengah tengah masyarakat Tapanuli Selatan. Itak pohul-pohul ini juga mengandung atau mencerminkan filosofis dalam prosesi adat budaya,” sebut Ranto.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa salah satu cara untuk mempertahankan dan mengembangkan tradisi atau budaya serta kesenian daerah adalah melalui lomba. Dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan Bidang Kebudayaan menyelenggarakan Festival antar pelajar dan guru se Kabupaten Tapanuli dalam rangka pengembangan kebudayaan di Tapanuli Selatan sekaligus memeriahkan hari jadi ke 75 Kabupaten Tapanuli Selatan. Rangkaian Festival Seni Budaya antar Pelajar dan Guru se Tapanuli Selatan berlangsung pada 11 s/d 16 Nopember 2025.

Adapun bidang yang di perlombakan pada Festival ini yakni Tortor Naposo Nauli Bulung Tingkat SMP dan SMA sederajat, Lomba Onang onang tingkat SD dan SMP sederajat, Lomba Makkobar (Mangalap Paroppa Panjakki anak Tubu) antar guru (sekolah) Tingkat SD dan SMP sederajat, Lomba Kontes Lagu Daerah Tingkat SD dan SMP sederajat, Lomba Tari Kreasi Daerah Tingkat SD/SMP sederajat dan Lomba memasak Itak Pohul pohul (itak gabur) peserta lomba guru SD, SMP dan SMA sederajat.

Itak pohul-pohul dibuat dengan cara dikepal menggunakan tangan dan tidak menggunakan cetakan seperti kue yang lain. Ciri khas dari kue ini terletak pada bentuknya yang menyerupai bekas jemari kepalan tangan orang dewasa. Itak pohul-pohul secara umum terbuat dari beberapa bahan, di antaranya adalah tepung beras, gula aren atau gula merah, garam, daun pandan dan juga kelapa parut. Bahan-bahan yang terkandung pada kue tradisional yang satu ini mencerminkan nilai filosofis pada sistem kekerabatan dalihan na tolu. (Anas Nasution-HT)