TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com- Tahun 1446 Hijriah atau 2025 Masehi pada Idul Adha tahun ini, DPD Partai Golkar Tapanuli Selatan (Tapsel) menyembelih 7 ekor Lembu di 7 kecamatan di Tapsel.

Ketua DPD Golkar Tapsel, H. Rahmat Nasution, S.Sos menjelaskan bahwa pada perayaan Idul Adha tahun ini DPD Golkar Tapsel ber qurban sebanyak 7 ekor Lembu yang berasal dari anggota DPRD Tapsel.

Adapun nama yang berqurban merupakan anggota DPRD Tapsel dari Fraksi Partai Golkar Tapsel yakni, Rahmat Nasution 1 ekor, Andes Mar Siregar 1 ekor lembu, Ali Adanan Nasution 1 ekor lembu, Nurhayati Pane 1 ekor lembu, Arifin Ahmad Harahap 1 ekor lembu, Mhd. Rawi Ritonga 1 ekor lembu, Zulkarnain Dalimunte 1 ekor lembu.

“7 Ekor hewan qurban ini di sebar di 7 kecamatan yakni Kecamatan Angkola Sangkunur, Kecamatan Batangtoru, Kecamatan Marancar, Kecamatan Sayur Matinggi, Kecamata Aek Bilah, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH) dan Kecamatan Angkola Barat,” ucap Ketua DPRD Tapsel ini.

Dalam kesempatan itu, bahkan pria yang sudah 5 kali duduk sebagai anggota DPRD Tapsel ini langsung menyembelih hewan qurban didampingi istri tercinta Efrida N Rambe di Dusun Rambangan, Desa Simatohir, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapsel.

Politisi senior Tabagsel yang sudah 3 periode memimpin Golkar Tapsel ini mengatakan bahwa ber qurban merupakan teladan yang di ajarkan dari perjalanan spiritual yang ditunjukkan Allah SWT melalui Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam melakukan tugas kenabian.

Foto: Ketua DPD Golkar Tapsel, H. Rahmat Nasution, S.Sos, turun langsung menyembelih hewan qurban didampingi istri tercinta Efrida N Rambe di Dusun Rambangan, Desa Simatohir, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapsel. (Ist)

Nabi Ibrahim AS yang sangat mencintai putranya Nabi Ismail AS, diuji oleh Allah SWT dengan perintah untuk menyembelihnya. Nabi Ibrahim dengan penuh ketaatan menerima perintah tersebut, meskipun dengan berat hati, dan Nabi Ismail juga pasrah dan bersedia untuk dikorbankan.

Namun, Allah SWT menggantikan Nabi Ismail dengan seekor domba jantan, menandakan ujian yang telah dilalui Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dengan sukses.

“Pengorbanan Nabi Ibrahim AS bersama keluarganya patut direnungi dan diteladani oleh semua manusia dan semua level usia dan latar belakang tingkat pendidikan. Karena semangat berkorban adalah tuntutan paling besar yang ada di lingkungan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” ucap pria berkulit putih yang terkenal murah senyum ini.

Pria yang dikenal luas sangat tinggi rasa sosialnya ini berharap daging hewan qurban ini dapat bermanfaat untuk masyarakat. (Parlin Pohan)