PADANG LAWAS UTARA, hariantabagsel.com– Dalam upaya menciptakan ketertiban berlalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan kewajiban pembayaran pajak, Satuan Lalu Lintas Polres Tapanuli Selatan bersama jajaran instansi terkait menggelar operasi penertiban atau razia Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kegiatan yang berlangsung di ruas Jalan Lintas Gunung Tua–Padangsidimpuan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Rabu (29/4/2026) ini, difokuskan pada penindakan pelanggaran administrasi sekaligus pembinaan kepada masyarakat.

Pelaksanaan operasi diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Pejabat Sementara (Ps.) Kasat Lantas Polres Tapanuli Selatan, Iptu James Sihombing, S.H., M.H. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat represif atau penindakan semata, namun lebih mengedepankan aspek edukasi dan persuasif.

“Razia ini tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat agar lebih patuh terhadap kelengkapan administrasi kendaraan, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor,” ujar James.

Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap setiap kendaraan yang melintas, baik roda dua maupun roda empat. Hasil yang diperoleh menunjukkan tren positif, di mana tidak ditemukan pelanggaran berat yang harus dikenakan tilang manual.

Meskipun demikian, petugas tetap memberikan tindakan pembinaan berupa teguran kepada delapan pengendara yang kedapatan belum melengkapi administrasi atau menunggak pembayaran pajak.

“Rinciannya, satu kendaraan roda dua dan tujuh kendaraan roda empat kami beri teguran karena administrasi belum lengkap atau pajak belum dibayar. Kami berikan pemahaman agar segera melengkapinya,” jelasnya.

Satu momen positif yang tercatat dalam kegiatan ini adalah respons baik dari masyarakat. Satu unit kendaraan roda empat yang ditemukan pajaknya telah habis masa berlakunya, langsung melakukan pembayaran di tempat setelah mendapatkan arahan dari petugas. Hal ini menjadi bukti bahwa sosialisasi dan pendekatan humanis yang dilakukan kepolisian mulai membuahkan hasil.

Ke depannya, Iptu James menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan bergilir di berbagai titik rawan. Hal ini merupakan komitmen kepolisian dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan taat membayar pajak tepat waktu. Kontribusi ini sangat penting guna mendukung pembangunan daerah yang lebih baik,” pungkasnya. (Sabar Sitompul-HT)