TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com- Isu pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan yang diduga terjadi sekitar jam 22.00 Wib di Tanjakan Batu Rosak, Desa Perkebunan Marpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, tenyata berita bohong/Hoax.
Berita yang disebarkan oleh seseorang dari aku media sosial Facebook, Nuraini menggegerkan warga Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Akun sosial Facebook pemberi berita bohong/Hoax atas pembegalan yang tejadi yang sempat menghebohkan warga kecamatan Angkola Selatan ini di sosial Facebook, menuliskan,
“Buat warga Angkola Selatan, Khususnya Kampung Lalang, Simarpinggan, Sirpang Napa, dan Tangsi, harap berhati-hati kalau melintas di Batu rosak arah Kampung lalang. Soalnya baru kejadian pembegalan terhadap adik kawan saya. Dan apabila ada yang melihat keretanya boleh dikabari ya. Sekian dan Terimakasih”.
Itulah narasi yang dibuat di media sosial Facebook yang menghebohkan warga Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan dan dikirimkan warga kepada Harian Tabagsel.
Salah satu warga Kecamatan Angkola Selatan yang identitasnya tidak ingin dipublikasikan, berharap kepada pemerintah/PLN untuk membuat lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Tanjakan Batu Rosak.
“Disana gelap, tidak ada cahaya lampu, jadi saya berharap agar pihak PLN bisa membuat LPJU di tanjakan Batu Rosak,” katanya Kepada Harian Tabagsel.
Selanjutnya karena informasi tersebut masih hanya sebatas berita belum sesuai fakta, Harian Tabagsel mengkonfirmasi Kanit reskrim Polsek Batang Angkola, Ipda Ansor Harahap.
“Sudah diarahkan buat LP, ke Kapos Situmbaga, Terimakasih”, katanya kepada media Harian Tabagsel.
Pada sore hari sekitar Jam 17.30 Wib Hari Sabtu 27 Juni 2025, Harian Tabagsel mengkonfirmasi atas isu yang beredar, pembegalan di Batu Rosak, Desa Perkebunan Marpinggan, Kecamatan Angkola Selatan kepada salah satu perangkat desa.
Kepada Harian Tabagsel, Perangkat Desa Perkebunan Marpinggan menyatakan itu berita Hoax.
“Hoax,” katanya melalui sambungan telepon whatsapp.
Dan warga Kecamatan Angkola Selatan yang identitasnya tidak ingin diketahui publik, mengirimkan pesan berisi klarifikasi atas berita pembegalan yang disebarkan di media sosial Facebook, ternyata Hoax.
Akun sosial Facebook, Nuriani menuliskan permohon maaf kepada masyarakat Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Adapun isi permohonan maaf itu, “Assalamu’alaikum, kepada saudara-saudari saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas kronologi yang tadi malam saya buat, ternyata terjadi Klarifikasi/Kesalahan.
Setelah diselidiki, bukan terjadi begal di Batu rosak, ternyata adik saya mengarang cerita atas menamakan kena begal, adik ku pergi jalan jalan bersama temannya, dan kereta Revo fit merahnya ditinggalkan di bawah pohon jambu, ternyata keretanya sudah diamankan di Desa Lubuk Raya, dan kini sudah ditangan kami sekeluarga.
“Saya mohon maaf sebesar-besarnya, sudah merepotkan saudara-saudari, bagi yang sudah share tolong dihapus,” tulisnya dalam akun media sosial Facebooknya.
Babinsa Desa Perkebunan Marpinggan, Ali Gayo kepada Harian Tabagsel, mengatakan bahwa berita tersebut adalah Berita Bohong/Hoax.
Yang bersangkutan sudah melakukan klarifikasi dan sepeda motornya sudah diserahkan kepada keluarga.
“Saya sudah perintahkan yang bersangkutan klarifikasi, saya juga sudah buat foto saat penyerahan kereta yang ditinggalkan di Lembah Lubuk Raya, dan saya yang perintahkan klarifikasi dan jangan diulangi lagi,” katanya. (Saipul Bahri Siregar)
