TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com- Ratusan warga Desa Gunung Baringin dan Mosa Palang, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, menggelar aksi unjuk rasa pada Jumat (8/8/2025) untuk menolak rencana beroperasinya kembali PT Panai Lika Sejahtera (PLS) di wilayah mereka.
Massa aksi yang terdiri dari warga, tokoh pemuda, hingga puluhan anak sekolah dasar itu berkumpul di Mosa Palang sambil membawa berbagai spanduk berisi tuntutan agar pemerintah membatalkan izin operasional perusahaan. Mereka meminta perhatian Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri terkait, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, serta Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu.
“Kami khawatir dengan masa depan anak-anak kami. Jika lahan kebun orang tua mereka diambil, bagaimana mereka bisa melanjutkan sekolah,” ujar salah satu orator aksi dalam orasinya.
Aksi penolakan ini juga ramai diunggah ke media sosial. Akun Facebook Laia Eriaman menampilkan video ratusan warga dan anak-anak yang ikut serta, sedangkan akun Juwita Seiman menulis, “Masyarakat Mosa Palang bersatu teguh menolak PT PLS.”
Menurut warga, Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) PT PLS telah berakhir sejak 14 Februari 2022. Namun, perusahaan yang bergerak di sektor pengelolaan hasil hutan tersebut disebut-sebut akan kembali beroperasi, sehingga memicu penolakan keras dari masyarakat. (Sabar Sitompul)
