TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com. Peristiwa kebakaran hebat melanda dua unit rumah semi permanen milik warga di Desa Wek IV, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (23/8/2025) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Peristiwa bermula ketika seorang warga, Fauji (40), melihat asap tebal keluar dari atap rumah milik Hilda Astuti Hasibuan (66). Menyadari adanya kebakaran, ia segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Spontan, warga berhamburan keluar rumah untuk memberikan bantuan seadanya guna memadamkan api.

Dua rumah yang menjadi korban kebakaran masing masing milik Hilda Astuti Hasibuan (66) dan Henri Syaputra Harahap (43) yang merupakan penduduk setempat.

Mendapat laporan dari warga, Camat Batangtoru, Mara Tinggi Siregar bersama unsur Forkopimca segera berkoordinasi dengan pihak perusahaan PT Agincourt Resources bersama pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Tapanuli Selatan.

Selanjutnya Damkar milik perusahaan tambang itu kemudian mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan ditambah satu unit mobil Damkar dari Pemkab Tapanuli Selatan.

Camat menjelaskan, seluruh bangunan yang terdampak terbuat dari konstruksi kayu. Akibat kejadian itu, 2 kepala keluarga harus mengungsi ke rumah kerabat.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujarnya.

Pihak PT AR dan Pemkab Tapanuli Selatan mengerahkan 3 unit armada pemadam kebakaran ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.40 WIB dini hari, dibantu puluhan warga bahu-membahu memadamkan si jago merah.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang,” kata Mara Tinggi Siregar.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp200 juta. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Polsek Batangtoru.

Camat Batangtoru, Mara Tinggi Siregar membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada serta berhati-hati dalam beraktivitas, terutama yang berpotensi menimbulkan kebakaran. (Sabar Sitompul