TAPANULI SELATAN, hariantabagsel.com– Jejak kaki diduga harimau sumatra ditemukan warga Desa Perkebunan, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan beberapa waktu lalu. Hal ini sontak membuat warga geger dan heboh karena bisa mengancam keselamatan mereka. Apalagi diduga jejak kaki harimau sumatra terlihat pasca bencana alam yang terjadi.
Salah satu warga Irfan menceritakan, dirinya melihat seekor induk harimau bersama anaknya, saat itu berkeliaran di areal perkebunan hingga mendekati permukiman warga.
Irfan juga mengaku melihat langsung induk harimau dan anaknya saat berada di kebun. Merasa terancam, ia langsung menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga desa lainnya dan kepada Pemerintah Desa.
Kemudian pada Sabtu hingga Minggu, harimau kembali terlihat berkeliaran hingga ke jalan raya pada malam hari. Situasi sempat mencekam, bahkan jejak kaki yang diduga milik harimau terlihat jelas di halaman rumah warga.
Warga menduga kemunculan satwa dilindungi tersebut akibat habitatnya terganggu pascabencana, sehingga turun mendekati perkampungan untuk mencari mangsa.
Informasi diperoleh dilapangan kemunculan harimau di wilayah tersebut bukan kali pertama. Beberapa tahun lalu, harimau dilaporkan memangsa ternak sapi milik warga setempat.
Selain warga, sejumlah pekerja proyek pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan juga mengaku melihat langsung keberadaan induk harimau dan anaknya di sekitar lokasi pekerjaan.
Camat Dan BKSDA Tinjau Lokasi Jejak Kaki Harimau
Mendapat laporan dan informasi dugaan jejak kaki harimau sumatra berada di salah satu desa di Kecamatan Angkola Sangkunur, Camat kemudian melakukan kordinasi dengan BKSDA Wilayah 3 Sumut dan mendapatkan tanggapannya.
Kepada Harian Tabagsel Camat Angkola Sangkunur, Daniel Afandi Harahap, S.STP, MM mengatakan, setelah upaya kordinasi tersebut BKSDA Sumut Wilayah 3 kemudian menghubunginya untuk meninjau, memastikan, dan nanti akan memasang kamera trap dibeberapa titik dilokasi.
Setelah bertemu dan melakukan diskusi Camat Angkola Sangkunur, bersama perwakilan BKSDA Wilayah Sumut 3, Irwan didampingi Bhabinkamtibmas Angkola Sangkunur, Brigpol Wendi Pramono, SH dan Pemerintah Desa turun langsung kelapangan, Rabu (17/12/2025).
“Tadi saya dan rekan-rekan sudah kelokasi dek, untuk meninjau lokasi yang diduga jejak kaki satwa dilindungi jenis harimau sumatra,” ujarnya.
Untuk menjaga keamanan dan keselamatan warga Desa Perkebunan, Kecamatan Angkola Sangkunur, Camat Angkola Sangkunur, Daniel Afandi Harahap menghimbau agar kiranya masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas diluar rumah, terutama di malam hari.
“Dihimbau kepada masyarakat, untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama pada malam hari,” himbaunya.
Camat juga berpesan bagi warga Desa Perkebunan yang hendak bepergian, khususnya ke kebun, agar tidak pergi sendirian dan tidak berlama-lama di lokasi. (Saipul Bahri Siregar-HT)


