PADANG LAWAS UTARA, hariantabagsel.com– Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas Utara (Kemenag Paluta) segera turun melakukan penyelidikan tentang laporan dugaan pencabulan seorang guru salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) kepada 11 Santrinya di salah satu Ponpes di Paluta.
“Kita bersama Tim Kemenag Paluta akan turun langsung menyelidiki ke ponpes di maksud. Laporan yang ke penegak hukum baru saja kita ketahui apalagi Pemkab juga sudah mempertanyakan perihal ini kepada kita. Makanya untuk validasinya kita turun langsung ke ponpes,” kata Kakan Kemenag Paluta melalui KTU, Rosiddin Harahap, Jumat (6/2026) melalui telefon WhatsApp kepada media ini.
Sementara Kapolres Tapsel, AKBP Yon Edi Winara, SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Bontor Desmonth Sitorus, Kamis (5/2/2026) membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan guru ponpes kepada 11 Santrinya di salah satu Ponpes di Paluta.
“Ya lae. Baru buat laporan kmaren. Masih lidik,” ucapnya melalui aplikasi perpesanan WhatsApp kepada media ini.
Media ini masih akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pengurus ponpes yang dimaksud untuk memberikan penjelasan terkait laporan dimaksud ke Polres Tapsel. (Rel-HT)
