PADANGSIDIMPUAN, hariantabagsel.com- Kasih Anugrah (15) hasil perkawinan dari Rudi Lubis (50) (ayah) dan Dasmalena (38) (ibu) diceritakan sudah sepuluh hari tidak pulang (kabur dari rumah) beralasan membeli paket internet sebentar.

Peristiwa itu bermula pada hari Rabu (29/04/2026) sekita pukul 18:30 wib malam, Kasih Anugrah yang merupakan warga Lingkungan I, Kelurahan Hanopan, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan permisi kepada sang abang (babang) hendak keluar rumah sebentar untuk membeli paket internet.

“Bertepatan ayah dan ibu kami sedang berjualan sayur di pasar, waktu itu adek saya permisi kepada saya untuk keluar sebentar membeli paket internet, disitu juga saya berpesan agar jangan lama pulang,” ujar Babang (abang kandung Kasih Anugrah) saat di temui awak media di rumahnya Jumat (08/05/2026) malam.

Senada dengan Rudi Lubis (ayah) mengatakan mengetahui peristiwa itu setelah ia dan istri pulang berjualan sayur dari pasar, dan langsung melakukan pencarian terhadap putrinya itu.

“Anak kami (Kasih Anugrah) awalnya beralasan pergi sebentar beli paket internet kepada sang abang, membawa kendaraan merk Honda beat hitam les merah. Namun hingga pukul 21:00 WIB putri kami tak kunjung pulang, sehingga membuat keluarga resah secara spontan melakukan pencarian serta menghubungi sanak saudara, teman teman kasih anugrah ke seluruh pelosok kota Padangsidimpuan,” ceritanya.

Namun lanjut Rudi, waktu melakukan pencarian sempat melihat Kasih di wilayah Padang Matinggi (Sibulan Bulan), Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.

“Di malam itu juga kami melakukan pencarian, pada saat itu, becak kami mogok, di sekitar belakang Pasar Inpres Padang Matinggi kondisinya disitu gelap, kami melihat anak kami sedang di bonceng orang (anak laki laki), langsung kami memanggil hendak menyuruh pulang akan tetapi mereka kabur seraya langsung tancap gas meninggalkan kami,” ungkapnya dengan mata berlinang

Tidak hanya disitu, Rudi juga menambahkan pada Hari Kamis (30/04/2026) salah satu warga Hanopan sempat melihat Kasih Anugrah di Kelurahan Aek Tampang menuju pusat kota.

“Pulang lah nak, pulang lah nak, sudah sepuluh hari kami sudah mencari mu ke semua kabupaten kota yang ada di Tabagsel ini hingga Kabupaten Tapteng, namun tak kunjung bertemu. Kasih Anugrah, pulang lah nak, kembali lah ke pangkuan ayah dan ibu mu,” arap kedua orang tuanya.

Dasmalena selaku ibu menambahkan, serta berharap kepada siapa saja orang yang bertemu dan melihat putrinya agar membantu mereka dengan cara menghubungi keluarga.

“Saya sangat bermohon kepada siapa saja yang melihat tulisan ini, jika bertemu dan melihat anak kami, tolong lah segera hubungi kami, agar kami jemput dimana pun dia, dengan menghubungi nomor 083146085352 atas nama Rudi (ayah kandung),” pintanya.

Dasmalena kembali meminta agar sang anak, kasihan terhadap kedua orang tuanya yang bekerja keras, banting tulang siang dan malam sebagai pedagang sayur di kali lima.

“Kasih Anugrah, pulang lah nak, pulang lah nak, kami mohon jangan buat kami cemas, lihatlah perjuangan orang tuamu ini, agar bisa mencukupi kebutuhan kalian sehari hari,” ucapnya sedih.

“Bagaimana pun kondisimu, kami akan terima karena kamu adalah putri kami satu satunya,” tambahnya dengan berurai air mata.

Diketahui Kasih Anugrah masih pelajar tingkat SMP di salah satu sekolah yang ada di Kota Padangsidimpuan, ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

Terakhir kabur dari rumah mengenakan celana jeans ke biru biruan, baju kaos hitam dan jaket hitam, tidak mengenakan jilbab. (Rel-HT)